Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih anyar Persija, Era Carlos Pena siap menjawab keraguan publik di pentas kompetisi Liga 1 musim mendatang.
Pelatih muda berusia 40 tahun asal Spanyol itu bertekad mengukir pencapaian gemilang di Liga 1 bersama Macan Kemayoran.
Namun, ia paham bahwa tekadnya itu tak mudah untuk diwujudkan. Dirinya bahkan memaklumi jika banyak orang yang meragukan kapasitas dirinya dalam menangani tim besar sekelas Macan Kemayoran.
Baca juga : Pusat Data Nasional Berangsur-angsur Pulih
Pengalaman menjadi pelatih kepala yang masih berumur dua tahun menjadi penyebabnya.
“Saya tahu saya pelatih muda dan saat ditanya apakah itu benar atau salah, saya punya 15 tahun pengalaman sebagai pemain di level tertinggi Spanyol,” ujar Carlos Pena dalam konferensi pers perkenalan dirinya.
“Saya pernah bermain di India dan menjadi pelatih. Saya pernah melatih di India, di Thailand, dan sekarang saatnnya saya melatih di Indonesia. Jadi saya pikir walaupun muda, saya memiliki pengalaman dan keunggulan yang akan menjawab apakah memiliki pelatih berpengalaman itu bagus atau tidak,” ucapnya melanjutkan.
Baca juga : Raih Citra Baik Survey Kompas, DPD Siap Lanjutkan Amanat Rakyat
Mantan pelatih FC Goa (India) dan Ratchaburi FC (Thailand) itu menegaskan akan membawa Persija menjadi tim dengan mentalitas pemenang.
“Saya datang ke sini untuk memberikan energi saya. Saya orang yang sangat ambisius, saya datang ke sini untuk membawa mentalitas pemenang ke dalam tim. Saya pikir itu adalah perisai yang kami pakai, yaitu memiliki mentalitas pemenang. Hal ini penting untuk tim. Para pemain merasakannya dan saya di sini untuk menciptakan mentalitas ini di dalam ruang ganti,” katanya.
Terkait filosofi permainan, Carlos Pena mengaku tak fanatik ke salah satu skema permainan.
Baca juga : Imelda Therinne, Cocok Sama Kevin Julio
“Tentang filosofi, saya mencoba untuk mendapatkan yang terbaik dari pemain sya. Sebab, saya tidak identik dengan formasi ataupun gaya bermain tertentu,” tutur eks pemain Getafe, Real Oviedo, dan Real Valladolid itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya