Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Rafael Nadal memang gagal jadi juara di turnamen Nordea Open akhir pekan lalu. Di final dia kalah 3-6, 2-6 dari Nuno Borges. Tapi, dia senang dengan cara tubuhnya merespons pertandingan.
Nadal mengaku melihat dua sisi atas kekalahannya itu. Yang pertama, dia jelas sedih. Karena gagal juara di final pertamanya setelah beberapa waktu terakhir bergulat dengan cedera, sehingga memaksanya harus absen cukup lama dari tur.
Yang kedua, petenis gaek Spanyol itu justru senang. Dia merasa, tubuhnya bisa mengatasi beban berat selama turnamen yang digelar di lapangan tanah liat itu.
Baca juga : Biden Mundur, Trump Semakin Besar Kepala
Petenis kidal itu bilang, level tubuhnya sudah meningkat. Terlebih dengan waktu pertandingan yang panjang. “Saya masih belum terbiasa bertanding empat hari berturut-turut,” kata Nadal, dilansir dari 𝘈𝘛𝘗, Selasa (23/7/2024).
Pada turnamen itu, Nadal harus bermain maraton tiga set selama dua hari berturut-turut. Pertarungan-pertarungan itu tampaknya memakan korban di final, saat Nadal tampil datar melawan Borges.
“Saya harus menganalisis dan menemukan alasan mengapa saya bermain seperti itu,” katanya.
Baca juga : Korupsi Timah Begitu Melimpah
Kata Nadal, banyak hal yang tidak boleh terjadi di lapangan jika ingin bermain di level yang ingin dia mainkan. Tapi, hal-hal seperti itu bisa terjadi. “Saya tidak perlu berbohong atau menyembunyikan apa pun,” katanya.
Saat ini, Nadal menatap Olimpiade Paris yang digelar di lapangan tanah liat Roland Garros. Di ajang ini, Nadal akan bermain di nomor tunggal dan ganda putra bersama Carlos Alcaraz. Dia berharap bisa menerjemahkan level tinggi dalam latihan ke lapangan pertandingan.
Pasalnya, dia tidak sepenuhnya senang dengan permainannya. Dia bilang, tampil di final adalah hal positif. Tapi, dalam beberapa hal, dia merasa kondisinya jauh lebih baik. Hal tersebut membuatnya tidak puas.
Baca juga : 20 BUMN Sumbang Dividen 85 T, Erick Bangga
“Penampilan itu membuat saya tidak senang,” pungkasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 24 Juli 2024 dengan judul Gagal Juara Di Nordea Open 2024, Nadal Sedih, Campur Senang
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya