Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kylian Mbappe tak mau keputusannya gabung Real Madrid dikait-kaitkan dengan Cristiano Ronaldo. Mbappe mengakui, sangat mengidolakan CR7.
Tapi, kedatanganya ke Spanyol bukan ingin mengikuti jejak Ronaldo, melainkan untuk mewujudkan mimpinya sejak kecil.
Diketahui, setelah melewati drama berkepanjangan selama empat tahun, Mbappe akhirnya mampu mewujudkan mimpi sejak kecilnya, bergabung dengan Real Madrid pada musim 2024/2025.
Baca juga : Amanda Rawles, Syahdu Dilamar Di Tepi Danau
Winger Timnas Prancis ini resmi gabung El Real dengan bebas transfer setelah kontraknya di Paris Saint Germain (PSG) habis. Mbappe bahkan disambut dengan hangat oleh manajemen dan fans.
Namun, perjalanan kariernya di awal musim sempat mengalami paceklik gol, dan membuat semua pihak ragu dengan kehadirannya di Santiago Bernabeu.
Untungnya, Senin 2 September 2024, Mbappe mencetak brace dalam kemenangan 2-0 atas Real Betis. Dia mencetak gol perdana di La Liga 2024/2025.
Baca juga : Trofi Juan Gamper, Barcelona Dibantai AS Monaco
Ketika Mbappe mengalami paceklik gol, sempat muncul kekhawatiran dari fans. Bahwa Mbappe mungkin terbebani tekanan yang terlalu besar sebagai superstar baru Madrid.
Bagaimanapun, kiprah Mbappe akan selalu dibandingkan dengan Cristiano Ronaldo, superstar Madrid satu dekade terakhir. Apalagi, Mbappe pernah secara terbuka mengaku ngefans berat sama CR7.
“Saya tidak merasakan tekanan. Saya juga tidak memikirkan Ronaldo, tentu dengan menaruh penghormatan penuh kepada dia,” kata Mbappe seperti dikutip dari 𝘛𝘩𝘦 𝘔𝘢𝘳𝘤𝘢, Selasa (3/9/2024).
Baca juga : Airlangga Jamin, Tak Ada Munaslub Golkar
“Cristiano adalah idola saya, benar. Tapi, saya tidak ingin meniru apa pun dari dia. Saya tidak mau menerima tekanan itu,” akunya.
Lagipula, daripada memikirkan soal mengikuti jejak Ronaldo, Mbappe masih harus bekerja keras menyesuaikan diri dengan tim baru.
“Saya ingin menjadi Kylian. Satu-satunya tekanan saya adalah untuk beradaptasi dengan tim,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya