Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Bek Real Madrid, Dani Carvajal, membela Kylian Mbappe yang belakangan disebut sebagai biang keladi kurang menggigitnya performa El Real di La Liga Spanyol pada awal musim ini.
Menurut dia, melempemnya sensasional tim asuhan Carlo Ancelotti itu karena masih masa transisi usai ditinggal sejumlah pemain andalan.
Diketahui, Dani Carvajal telah menikmati tahun 2024 yang sensasional sejauh ini, setelah memenangkan beberapa trofi bersama Real Madrid dan Spanyol.
Setelah meraih sukses di Piala Super Spanyol pada Januari, Carvajal mengangkat gelar La Liga pada Mei dan melanjutkan kemenangan Liga Champions, awal Juni.
Baca juga : Mbappe Ogah Disamain Sama Ronaldo
Pada Juli, bek kanan itu merayakan kesuksesan UEFA Euro 2024 bersama Tim Nasional Spanyol. Rentetan kisah manis itu seharusnya bisa diteruskan bersama Real Madrid musim ini, apalagi Kylian Mbappe telah tiba dari PSG dengan status bebas transfer.
Namun, Real Madrid yang semula diyakini akan langsung top performa karena kedatangan pemain asal Prancis itu, justru terbalik. Lini serang malah tumpul, dan para penggemar malah menuding Mbappe sebagai biang keladinya.
Sebab, meski Madrid sejauh ini belum pernah kalah, performa El Real tampak mengalami penurunan karena menuai dua hasil imbang dan dua kemenangan dari empat laga perdana musim ini.
Carvajal bersikeras, kemerosotan performa ini bukan karena Mbappe. Skuad Madrid sedang dalam masa transisi sejak beberapa bulan terakhir.
Baca juga : Real Madrid Vs Betis, Kylian Mbappe Bakal Jadi Sorotan
Beberapa pemain penting telah pergi dan manajer Carlo Ancelotti perlu waktu untuk menemukan keseimbangan yang tepat.
“Ini perubahan penting setelah Toni Kroos, Nacho, dan Joselu meninggalkan kami. Dengan kedatangan Kylian, pelatih harus beradaptasi dengan semua pemain hebat yang kami miliki,” katanya.
Dia bilang, di Mallorca dan Las Palmas, tim kurang memiliki kesinambungan dalam permainan. Namun tim akan mencapainya.
“Melawan Real Betis, tim menunjukkan pertanda baik. Kami memainkan permainan yang cukup lengkap dan setelah jeda internasional, kami akan menyatukan semua potongan teka-teki,” imbuhnya.
Baca juga : Didukung 12 Parpol, Supian-Chandra Maju Di Pilkada Depok
Tentang apakah ada masalah dalam skuad dengan Mbappe, Vinicius Jr. dan Rodrygo tampaknya lebih suka bermain di sayap kiri, Carvajal mengatakan hal itu bukanlah masalah.
“Sudah jelas ketiganya merasa nyaman bermain di kiri. Tetapi tahun lalu saya memiliki banyak ruang di sayap dan itu meningkatkan permainan menyerang saya banyak,” katanya.
Tahun ini, dia merasa tidak akan ada masalah. “Ketika Anda tidak memiliki bola, Anda harus terstruktur. Tetapi ketika Anda memiliki bola, pelatih memberi kami lebih banyak kebebasan. Sistem terserah pelatih, dialah yang memutuskan,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya