Dark/Light Mode

Indonesia Vs Australia, Tim Garuda Siap Jegal Kanguru

Selasa, 10 September 2024 06:40 WIB
Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia melakukan pemanasan sebelum latihan jelang pertandingan melawan Timnas Australia pada laga kedua Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Madya, kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/24). (Foto: Rizki Syahputra/RM)
Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia melakukan pemanasan sebelum latihan jelang pertandingan melawan Timnas Australia pada laga kedua Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Madya, kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/24). (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Waspada! Peringatan itu ditujukan kepada tuan rumah Indonesia jelang lawan Australia di laga kedua Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, malam ini.

Kenapa harus waspada? Karena di atas kertas Tim Garuda kurang diunggulkan dibanding The Socceroos alias Tim Kanguru. Secara head to head kedua kesebelasan, tim yang dilatih Graham Arnold tersebut lebih unggul dibanding pasukan Shin Tae-yong (STY). Dilansir dari 11vs11, Indonesia kontra Australia sudah pernah bertemu sebanyak 19 kali di ajang internasional.

Dari 19 kali pertemuan tersebut, Indonesia hanya pernah sekali menang saat melawan Australia. Kemudian, tiga pertandingan berakhir imbang, sementara 15 pertemuan lainnya berakhir dengan kekalahan Indonesia. Kemenangan Indonesia atas Australia terjadi saat Kualifikasi Piala Dunia zona Asia yang berlangsung di SUGBK pada 30 Agustus 1981.

Adapun pertemuan terakhir Indonesia vs Australia terjadi di babak 16 besar Piala Asia 2024. Saat itu, anak asuhan Shin Tae-yong bermain dengan apik, meskipun berakhir dengan kekalahan 0-4.

Bahkan, secara data, ranking FIFA Australia berada di posisi ke-24 (diperkirakan turun ke- 25 setelah kalah dari Bahrain), sedangkan Indonesia berada di posisi ke-133 dunia (diperkirakan naik ke-130 setelah imbang lawan Arab Saudi).

Baca juga : Sinner Hancurkan Fritz

Tapi, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tetap percaya diri. Bermodalkan hasil imbang atas tim kuat Arab Saudi 1-1, pasukannya siap bertarung. Ia mengungkapkan kondisi timnya sudah siap tempur, setelah menjalani perjalanan dari Arab Saudi dan latihan. “Secara keseluruhan tim dalam kondisi baik, tapi bohong kalau tidak capek,” ujar STY.

Karena itu, juru taktik asal Korea Selatan itu tidak memberikan menu latihan yang berat kepada para pemainnya, terutama bagi anak-anak asuhnya yang tampil melawan Arab Saudi.

Kondisi kiper Maarten Paes menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan. Paes tampil gemilang ketika Skuad Garuda mampu menahan imbang tim asuhan Roberto Mancini. Menurut STY, penjaga gawang tersebut letih lantaran harus beraktivitas di tiga negara dengan zona waktu berbeda secara beruntun. “Paes datang dari Amerika Serikat ke Arab Saudi. Kemudian, langsung berangkat ke Indonesia setelah bertanding,” katanya.

STY tak mau stamina pemainnya terkuras cepat saat menghadapi Australia yang akan menjadi lawannya. Ia ingin Indonesia tak kehilangan poin ketika melakoni laga ini. “Kami melawan Australia di ‘home’. Jadi kami akan berupaya semaksimal mungkin mampu mendapatkan poin,” tuturnya.

Mengenai taktik, STY mencoba realistis. Pasalnya, gap kualitas kedua tim amat mencolok tercermin dari peringkat FIFA. Meski begitu, skuad Garuda menjanjikan pertarungan sengit dan pantang menyerah.

Baca juga : Pemilih Kulit Hitam Jadi Rebutan Harris Dan Trump

“Pertandingan besok memang tidak mudah bagi kami karena secara peringkat FIFA Australia 20-an sedangkan Indonesia 130-an. Pastinya akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami,” kata STY.

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner menebar perang psikologis pada saat jumpa pers jelang pertandingan. Menurutnya, skuad Garuda akan berusaha keras untuk memenangi laga dan mempersembahkan poin penuh.

“Kami merasa sangat baik, kami merasakan kepercayaan diri untuk bisa mengalahkan Australia besok. Kami sekarang tidak takut terhadap tim mana pun,” kata Hubner.

Pemain yang musim lalu berseragam klub Jepang, Cerezo Osaka itu percaya diri karena sejak Piala Asia lalu timnas Merah Putih terus berkembang. Hubner, yang absen pada laga di kandang Arab Saudi beberapa hari lalu, kini bisa tampil karena sudah terbebas dari sanksi akumulasi kartu. Pemain berusia 20 tahun itu merasa bugar untuk bisa bermain sejak awal. “Saya merasa lebih bugar dari sebelumnya. Kondisi saya saat ini bagus,” imbuhnya.

Sementara itu, Maarten Paes mengaku tidak sabar merumput untuk pertama kalinya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. “Saya tidak sabar bermain di sana (SUGBK-red), mendengarkan chant (nyanyian dukungan-red) dari para suporter,” ujar Paes.

Baca juga : Selundupkan Uang Hingga Rp 320 Juta Ke Dalam Rutan

Menurut penjaga gawang berusia 26 tahun itu, suporter Indonesia sangat luar biasa dalam memberikan dukungan kepada tim nasional. Namun, Paes menyebut, dirinya baru menyaksikan hal tersebut melalui video. “Saya melihat beberapa potongan video dan itu sangat luar biasa, juga bagaimana fans bersama-sama menyanyikan Tanah Airku begitu pertandingan selesai,” ujar kiper FC Dallas itu.

Paes menegaskan kepercayaan diri timnas Indonesia sedang tinggi setelah berhasil menahan imbang tuan rumah Arab Saudi di Jeddah.”Kami memperoleh hasil seri di tengah laga tandang yang sulit di Arab Saudi. Di sana, kami menunjukkan kemampuan kami. Secara pertahanan kami bagus. Semoga berlanjut di laga melawan Australia,” kata Paes.

Sementara itu, pelatih Australia, Graham Arnold memuji pengaruh Ketua Umum PSSI Erick Thohir terhadap perkembangan Timnas Indonesia. “Di Indonesia, mereka punya ketua [Erick Thohir] yang sangat kaya dan menginvestasikan banyak uang di sepak bola, yang sangat berbeda dengan kami,” ujar Arnold.

Di tangan Erick Thohir, program naturalisasi Indonesia makin masif. Calvin Verdonk, Jay Idzes, Nathan Tjo-A-On, Rafael Struick, Ivar Jenner, Justin Hubner, hingga Maarten Paes menambah kekuatan Skuad Garuda. Belum cukup sampai di situ, Tim Merah Putih juga akan kedatangan dua pemain baru, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 10 September 2024 dengan judul Indonesia Vs Australia, Tim Garuda Siap Jegal Kanguru

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.