Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Manajer Aquatik DKI: KONI Pusat Putuskan Joe Aditya Perkuat Jakarta
Jumat, 13 September 2024 23:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Joe Aditya Wijaya Kurniawan telah diputuskan memperkuat DKI Jakarta dalam persaingan cabang olahraga akuatik disiplin renang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.
Keputusan tersebut, berdasarkan surat KONI Pusat yang memastikan validasi ID Card, Joe Aditya mewakili DKI Jakarta.
Hal itu diungkapkan Manajer Tim Aquatik Jakarta, Jovinus Carolus Legawa dalam keterangannya Jumat (13/9).
"Jadi mestinya tidak ada lagi yang perlu dipermasalahkan. Joe Aditya wajib tampil mewakili tim renang DKI Jakarta," ucap Jovinus.
Joe Aditya, bintang aquatik Indonesia saat ini didaftarkan oleh dua daerah untuk tampil di kompetisi aquatik PON XXI di Medan.
Baca juga : Jubir: Anies Putuskan Tidak Maju Di Pilgub Jabar
Selain oleh DKI Jakarta, perenang nasional ini ternyata juga didaftarkan oleh KONI Sulawesi Tengah (Sulteng). Akibatnya, Joe Aditya memiliki dua ID Card.
Pemilikan dua ID Card Joe Aditya ini telah diadukan ke Dewan Hakim PON XXI 2024. Dalam amar keputusannya, Dewan Hakim PON XXI 2024 mengabulkan permohonan KONI DKI Jakarta yang diajukan Agustus 2024.
Amar keputusan dari Dewan Hakim tersebut menjadi salah satu pertimbangan pimpinan KONI Pusat, sebagaimana dituangkan dalam surat yang diteken oleh Sekjen KONI Pusat, Drs Tb Ade Lukman Djajadikusuma, MEMOS, mewakili Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman.
Surat KONI Pusat bertanggal 12 September 2024 tersebut, ditujukan kepada Ketua KONI Provinsi DKI Jakarta, Ketua Kontingen DKI Jakarta, serta Ketua KONI Sulawesi Tengah dan Ketua Kontingen Sulawesi Tengah.
"Joe Aditya mewakili DKI di SEA Games, Asian Games, dan bahkan kompetisi renang Olimpiade Paris kemarin. Jadi tidak habis pikir kita kenapa tiba-tiba dia diklaim milik Sulteng," tanya Jovinus.
Baca juga : Mensesneg Dukung PWI Pusat Wujudkan Graha Pers Pancasila
Permasalahan dua pemilikan ID Card Joe Aditya ini diselesaikan pada technicall meeting aquatik yang dilakukan Jumat sore di Hotel Raz, Medan, tempat mayoritas peserta kompetisi aquatik menginap.
Ia menyesalkan adanya permasalahan tersebut, apalagi sampai ada kesan Joe Aditya sengaja disembunyikan oleh pihak Sulteng.
"Dia berangkat bersama kita, sudah berlatih, tiba-tiba bersama Sulteng," katanya.
"Prinsipnya kita tidak ingin sampai atlet terbengkalai. Kita juga tidak ingin Joe Aditya seperti terzolimi," jelas Jovinus.
Dari lima disiplin cabor aquatik tinggal renang yang belum dikompetisikan. Empat lainnya sudah, yakni polo air, loncat indah, renang indah, dan renang perairan terbuka.
Baca juga : MotoGP Mandalika Terkendala Hosting Fee, Pengamat Ingatkan Pemda Ikut Bantu
Ia menjelaskan, ada 14 perenang yang didaftarkan, termasuk Joe Aditya Wijaya Kurniawan yang berpotensi mendulang beberapa medali emas dari nomor-nomor yang diikutinya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya