Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pebalap MotoGP, Francesco Bagnaia berhasil menyempurnakan akhir pekan di Sirkuit Motegi, Jepang, kemarin. Kemenangan ini yang kedua diraih Ducati Lenovo itu akhir pekan ini, setelah satu hari sebelumnya mengklaim kemenangan pada balapan pendek Sprint.
Atas kemenangan ini, Bagnaia berhasil memperkecil ketertinggalan dari pemuncak klasemen sementara musim ini, yakni Jorge Martin (Prima Pramac Racing) dengan selisih 10 poin saja. Tak hanya itu, kemenangan Bagnaia hari ini juga menandai kemenangan ke-900 bagi seluruh pebalap Italia yang pernah membalap di semua kelas balap motor.
Martin yang finis di posisi kedua meraih 392 poin. Sementara Bagnaia di posisi kedua dengan 382 poin, dengan empat balapan tersisa di musim ini. “Saya merasa sangat senang berhasil meraih 11 poin selama akhir pekan ini,” kata Bagnaia.
Ini sekaligus menandai kemenangan kedelapan Bagnaia pada musim ini. Ia bergabung dengan Marc Marquez, Valentino Rossi, Casey Stoner dan Jorge Lorenzo. Jajaran para pebalap yang telah memenangkan delapan balapan MotoGP atau lebih dalam satu musim.
Baca juga : Adat Sunda Meriahkan HUT Ke-79 RI Di Kenya
Pebalap terakhir yang memenangkan delapan balapan atau lebih dalam satu musim MotoGP adalah Marc Marquez dengan 12 kemenangan pada tahun 2019. Ada pun Bagnaia dalam balapan utama GP Jepang kali ini unggul 1,189 detik dari Martin yang menempati posisi kedua. Podium pun dilengkapi dengan Marquez dengan margin 3,822 detik dari sang pemimpin balapan.
Balapan berlangsung dengan intens sejak start. Polesitter Pedro Acosta (GASGAS Tech3) harus keluar dari kompetisi setelah terjatuh di lap 4. Hal itu pun memberikan keuntungan bagi Bagnaia yang berada di barisan depan untuk mempertahankan posisinya sejak dini.
Tak membutuhkan waktu lama, Martin dan Marquez yang masing-masing memulai dari posisi 11 dan 9 pun untuk segera bersaing dengan sang pembalap Italia di grid terdepan. Situasi tersebut terus terjadi hingga pada empat lap terakhir. Martin terlihat semakin dekat dengan Bagnaia. Namun, strategi Bagnaia untuk menyerang pada momen kritis ini membuatnya tak terkalahkan hingga bendera kotak-kotak dikibarkan.
Melengkapi daftar 10 besar pada GP Jepang kali ini adalah Enea Bastianini (Ducati Lenovo), Franco Morbidelli (Prima Pramac Racing), Brad Binder (Red Bull KTM), Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46), Aleix Espargaro (Aprilia Racing), dan Jack Miller (Red Bull KTM).
Pemimpin klasemen pembalap Martin (Pramac Racing) memulai di baris keempat setelah mengalami kecelakaan saat kualifikasi. Ia tampil spektakuler pada putaran pembukaan saat ia melesat dari garis dan dengan cepat naik dari posisi ke-11 ke posisi keempat.
Perebutan posisi juara mencapai puncaknya di putaran keempat ketika Martin naik ke posisi kedua saat ia menyalip Brad Binder dan pendatang baru Acosta, yang mengalami kecelakaan dalam sprint hari Sabtu.
Bagnaia mampu mempertahankan posisinya dan menjaga jarak yang cukup jauh antara dirinya dan Martin. “Jorge hari ini jauh lebih kuat, jadi saya hanya mencoba memperkecil jarak,” tambah Bagnaia.
“Saya pikir kecepatannya luar biasa. Kami harus melaju ke pertandingan berikutnya dengan ambisi yang sama, strategi yang sama dan mencoba untuk terus seperti ini,” jelasnya.
Baca juga : Puan: Insya Allah, Tunggu Saja!
Pada putaran ke-22, pembalap Spanyol itu memangkas jarak menjadi 0,8 detik. Namun, itu sudah terlambat, karena Bagnaia juga meningkatkan kecepatannya untuk meredam laju Martin. “Saya senang dengan hasil hari ini. Saya pikir kami melakukan balapan yang luar biasa,” kata Martin.
“Yang pasti, karena dekat dengan Pecco (Bagnaia), saya ingin mencobanya, jadi saya tidak pernah menyerah selama balapan itu. Saya terus berusaha keras pada akhirnya. Saya sangat senang dengan posisi kedua ini,” jelas Martin.
Juara MotoGP enam kali Marquez menampilkan performa gemilang untuk finis di podium. Ia menjalani pertarungan ketat untuk perebutan posisi ketiga dengan pembalap Ducati Enea Bastianini. “Podium lainnya. Akhir pekan yang sulit, tetapi kami naik podium lagi, sangat senang,” kata Marquez.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 7 Oktober 2024 dengan judul MotoGP, Bagnaia Rajai Sirkuit Motegi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya