Dark/Light Mode

Lolos Ke Perempat Final Badminton China Masters 2024

Si Raja Tarkam Sikat China

Jumat, 22 November 2024 06:30 WIB
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani. (Foto: PBSI)
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani. (Foto: PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pebulutangkis ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani lolos ke perempat final ajang China Masters 2024. Pasangan yang kerap dijuluki Si Raja Tarkam itu menyingkirkan wakil tuan rumah, peringkat satu dunia, Liang Wei Keng/Wang Chang.

Tampil di hadapan para pen­dukung tuan rumah di Shenzhen Gymnasium, Shenzhen, Kamis (21/11/2024), Sabar/Reza tak gentar. Pasangan ganda putra non-Pelatnas ini tak pernah membiarkan lawan berkembang sejak gim per­tama. Hingga akhirnya mereka menang dua gim langsung dengan cukup mudah, 21-10, 21-16.

Usai laga, Reza mengungkap­kan kunci kemenangan di laga itu. Yang mereka lakukan adalah berusaha menurunkan bola dan terus menyerang lawan. Dengan 𝘴𝘩𝘢𝘡𝘡𝘭𝘦𝘀𝘰𝘀𝘬 yang kencang dan kondisi lapangan satu cukup berangin, mereka harus berani mendahului. “Kami harus be­rani menyerang duluan untuk mendapat poin,” ungkap Reza.

Baca juga : Prabowo Dan Jokowi Banyak Kesamaannya

Kelolosan ke perempat final membuat langkah Sabar/Reza untuk lolos ke 𝘞𝘰𝘳𝘭π˜₯ π˜›π˜°π˜Άπ˜³ 𝘍π˜ͺ𝘯𝘒𝘭𝘴 (π˜žπ˜›π˜) 2024 terbuka. Sabar men­gaku, mereka bertanding dengan motivasi besar karena peluang ke ajang penutup tahun itu masih ada. “Kami juga mencoba tak mau terlalu terbebani,” ucap Sabar.

Dari tunggal putra, andalan Indonesia Jonatan Christie tu­rut memastikan satu tempat di bababk perempat final.

Pemain kelahiran Jakarta yang karib disapa Jojo itu menyingkirkan andalan China, Lu Guang Zu.

Baca juga : Presiden Ingin Demokrasi Yang Bisa Dirasakan Rakyat

Pada laga itu, Jonatan lang­sung tampil menekan lawan di gim pertama, sehingga bisa menang dengan cukup mudah, 21-8. Di gim kedua, Lu sem­pat memberikan perlawanan. Namun, Jonatan mampu me­nutup laga dengan kemenangan setelah unggul 21-19.

“Puji Tuhan, bisa balas dua kekalahan sebelumnya dari Lu Guang Zu,” ucap Jonatan usai laga.

Namun, dia mengaku, sempat kaget. Terutama dengan peruba­han shuttlecock dibandingkan pertandingan pertama pada Selasa (19/11/2024). Menurutnya, di laga melawan Lu, shuttlecock bergulir lebih kencang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.