Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Laga final ajang bulutangkis Indonesia Masters 2025 akan lebih spesial dari tahun sebelumnya. Tahun ini, secara khusus, ajang ini akan digelar acara perpisahan untuk pasangan ganda putra legenda hidup Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Pasangan ini akan gantung raket. Ajang πππ ππΆπ±π¦π³ 500 itu akan digelar mulai Selasa (21/10 di Istora Senayan, Jakarta. Sedangkan partai puncak digelar Minggu (26/1/2025).
Nah, jelang partai puncak, penyelenggara mengadakan acara Tribute to Daddies. Seperti diketahui, The Daddies merupakan julukan pasangan Hendra/Ahsan.
Baca juga : Indonesia Dominasi ASEAN Digital Award 2025 Dengan 9 Penghargaan
“Kita tahu Hendra/Ahsan punya prestasi luar biasa dan jadi inspirasi atlet muda Indonesia ke depan,” ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Ricky Soebagdja, di Jakarta, Senin (20/1/2025).
Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Masters 2025 Armand Darmadji menambahkan, tribut itu merupakan bentuk apresiasi PBSI atas kontribusi The Daddies selama kariernya di bulu tangkis. Pihaknya ingin memberikan penghargaan setinggitingginya untuk The Daddies.
“Kami ingin memberikan yang terbaik karena mereka selalu memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” kata Armand.
Baca juga : Cerai, Leo/Daniel Tetap Patok Podium Utama
Di kesempatan sama, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Eng Hian mengatakan, pensiunnya Hendra/Ahsan menjadi alarm bagi regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia.
Dia mengaku, akan memanfaatkan hal tersebut sebagai momentum regenerasi. “Regenerasi tidak hanya di ganda putra tapi pada sektorsektor lain,” ujar Eng Hian.
Soal rencana pensiun itu, Hendra mengaku, senang bisa mengakhiri 35 tahun karier bulutangkis di hadapan para pendukung Indonesia.
Baca juga : PLN Indonesia Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Singkarak
Ko Henda, sapaan karibnya, mengatakan, turnamen internasional yang pertama kali diikuti digelar di Indonesia. “Kami ingin menutup karier di Indonesia juga. Sebuah kebanggaan buat kami,” kata Hendra.
Acara Tribute to Daddies digelar sekitar pukul 09.30 Waktu Indonesiak Barat (WIB). Dalam acara itu juga digelar ex hibition match The Daddies.
Ajang Indonesia Masters tahun ini diikuti sekitar 200 pemain dari 21 negara, dan akan memperebutkan hadiah total sebesar 475 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 7,5 miliar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya