Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Legenda Timnas Bejo Sugiantoro Wafat, Ini Prestasinya Di Jagat Sepak Bola
Selasa, 25 Februari 2025 19:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kabar duka datang dari sepak bola Indonesia. Mantan pemain timnas Indonesia yang juga pemain Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro meninggal dunia.
Ayah bek Persib Bandung Rachmat Irianto, itu meninggal dunia pada usia 47 tahun.
"Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun. Persebaya kehilangan salah satu putra terbaiknya sore ini, Selasa, 25 Februari 2025. Mantan pemain sekaligus mantan pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, berpulang," tulis akun IG Persebaya, pada Selasa (25/2/2025).
"Kita semua tahu, semasa menjadi pemain, Coach Bejo adalah sosok bertabur prestasi. Almarhum juga legenda timnas Indonesia. Lalu menjadi pelatih Persebaya mulai 2018 sampai 2023," lanjutnya.
Bejo yang juga pelatih klub Liga 2, Deltras FC ini dilaporkan wafat lantaran serangan jantung seusai bermain sepak bola.
Baca juga : Penuh Perjuangan, Ini Cerita Sri Devi yang Jadi Lulusan Terbaik Unisba
"Tak ada kata yang bisa mewakili rasa terima kasih Persebaya untuk jasa-jasa Coach Bejo. Namamu akan abadi dalam setiap perjalanan Persebaya," pungkasnya.
Bejo dikenal luas karena perjalanan karier yang panjang, baik sebagai pemain andalan maupun sebagai pelatih berpengalaman.
Dilansir Antara, perrjalanan Bejo sebagai pemain dimulai pada 1994 saat baru menginjak 17 tahun ketika bergabung dengan Persebaya.
Bersama Persebaya, Bejo tampil dalam 138 pertandingan dan mencetak dua gol selama periode pertamanya dari 1994 hingga 2003.
Setelah itu, ia memperkuat PSPS Pekanbaru pada musim 2003–2004 sebelum kembali ke Persebaya dan bertahan hingga 2008.
Baca juga : Dedi Mulyadi Babat Anggaran Hura-Hura, Duitnya Buat Sekolah Dan Jalan
Bejo juga pernah memperkuat sejumlah klub lain seperti Mitra Kukar, Persidafon Dafonsoro, Deltras Sidoarjo, dan Perseba Bangkalan.
Bejo juga dipercaya membela tim nasional Indonesia dengan tampil dalam 45 pertandingan dan menyumbang dua gol antara 1997 hingga 2004.
Salah satu momen yang paling dikenang adalah ketika Bejo mencetak dua gol saat Indonesia mengalahkan Filipina 13–1 dalam Piala Tiger 2002.
Setelah gantung sepatu, Bejo melanjutkan berkarier sebagai pelatih, yang diawali dengan melatih Persik Kediri pada musim 2016–2017.
Pengalaman itu kemudian membawanya kembali ke Persebaya dengan menjadi asisten pelatih pada 2018. Pada 2019, Bejo dipercaya mengisi posisi pelatih sementara.
Baca juga : Hari Ini, 961 Kepala Daerah Dilantik Secara Kolosal
Kariernya terus berlanjut hingga menangani Serpong City FC di Liga 3 pada musim 2023–2024.
Terbaru, Bejo ditunjuk sebagai pelatih kepala Deltras Sidoarjo untuk musim 2024–2025, dengan harapan mengangkat prestasi klub kebanggaan Sidoarjo itu.
Selama kariernya, Bejo telah mengukir sejumlah prestasi. Bersama Persebaya, ia meraih gelar Juara Liga Indonesia Premier Division pada musim 1996–1997 dan 2004, serta Juara Liga Indonesia First Division pada 2006.
Di level internasional, Bejo mengantarkan Indonesia meraih medali perak SEA Games 1997, medali perunggu SEA Games 1999, dan juara Piala Kemerdekaan Indonesia pada 2000.
Dengan segudang pengalaman dan prestasi tersebut, Bejo tetap menjadi figur penting dalam sepak bola Indonesia. Dedikasi dan konsistensinya menjadikannya panutan bagi para pemain muda dan disegani di lapangan hijau.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya