Dark/Light Mode

Nirgelar Di All England, Leo/Bagas Diminta Curi Gelar Di Swiss Open

Rabu, 19 Maret 2025 05:35 WIB
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. (Foto : PBSI)
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. (Foto : PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia gagal meneruskan tradisi juara di ajang 𝘈𝘭𝘭 𝘌𝘯𝘨𝘭𝘒𝘯π˜₯ selama beberapa tahun terakhir di edisi 2025. Tapi, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) tetap mengapresiasi hasil diraih para atlet.

Pada edisi 2024, Indonesia berhasil membawa pulang dua gelar lewat tunggal putra Jonatan Christie, dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Tapi, tahun ini, alih-alih mempertahankan dua gelar, Indonesia harus puas dengan status 𝘳𝘢𝘯𝘯𝘦𝘳-𝘢𝘱 yang diraih ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.

Baca juga : Leo Rolly Carnando/ Bagas Maulana Fokus Swiss Open

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Eng Hian mengatakan, hasil All England 2025 bukan hasil yang mengecewakan.

Satu runner up di sektor ganda putra dengan progres yang cukup baik dari Leo/Bagas. Pihaknya tetap mengapresiasi hasil itu. “Kita evaluasi apa yang menjadi kekurangan dan harus diperbaiki pelatih untuk kedepannya,” kata Eng Hian, dalam keterangan di Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Pelatih yang karib disapa Ko Didi itu juga menyoroti hasil yang diraih sektor lainnya. Kata dia, meski hasilnya belum sesuai dengan diharapkan, tapi perjuangan dan tentunya proses atlet-atlet Indonesia tidak mengecewakan.

Baca juga : Pemerintah Diminta Turun Tangan

“Apresiasi kerja keras mereka. Lawan juga tidak mudah mengalahkan mereka,” lanjutnya.

Para pemain kini mengalihkan fokus ke 𝘚𝘸π˜ͺ𝘴𝘴 π˜–π˜±π˜¦π˜― 2025 yang digelar sepanjang pekan ini. Eng Hian berharap, para atlet mendapatkan hasil yang lebih baik.

Mengingat Swiss Open mempunyai level yang lebih rendah dari All England. Eng Hian menambahkan, jika melihat persaingan yang ada, dan beberapa pemain level atas tampi di ajang ini, itu bisa menjadi tantangan buat pemain-pemain Indonesia.

Baca juga : Warga Jakarta Diminta Siaga Banjir Dan Longsor

Untuk membuktikan. “Jika mendapatkan gelar di Swiss, tentunya itu untuk prestasi mereka sendiri,” tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.