Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kompetisi tenis Miami Open 2025 menjadi ajang bersejarah bagi Alexander Zverev. Petenis Jerman unggulan teratas ini sukses mencatatkan kemenangan bersejarah di ATP Masters 1000, melewati rekor yang sebelumnya dipegang Tommy Haas.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu (23/3/2025) WIB, Zverev tampil impresif dengan menundukkan Jacob Fearnley dalam dua set langsung, 6-2, 6-4, untuk memastikan tiket ke babak ketiga Miami Open 2025.
Kemenangan ini bukan hanya membawanya lebih jauh dalam turnamen, tetapi juga mencatatkan sejarah baru dalam dunia tenis Jerman.
Baca juga : Menkop: Kopdes Merah Putih Harus Profesional Dan Transparan
Dengan kemenangan ke-145 di ajang ATP Masters 1000, Zverev kini resmi melewati rekor 144 kemenangan yang sebelumnya dipegang oleh Tommy Haas.
Sejak ATP Masters 1000 diperkenalkan pada 1990, tidak ada petenis Jerman yang mencatatkan rekor kemenangan sebanyak ini.
“Saya senang dengan performa saya hari ini,” ujar Zverev, yang merupakan finalis Miami Open 2018, seperti dikutip dari laman ATP.
Baca juga : PSIS Semarang Vs Persebaya, Duel Penentu Nasib Di Liga 1
Setelah mengalami kekalahan mengecewakan di babak pembuka Indian Wells, Zverev bangkit dan menunjukkan performa dominan hanya dalam 74 menit pertandingan.
Kini, ia siap menghadapi Jordan Thompson di babak selanjutnya. Thompson sendiri berhasil melaju ke babak ketiga setelah mengalahkan Giovanni Mpetshi Perricard dengan skor 7-6(4), 7-6(1).
Selain keunggulannya dalam permainan baseline, Zverev juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam servisnya.
Baca juga : Ini Deretan Prestasi Arsjad Rasjid Di Kadin
Petenis berusia 27 tahun ini hanya gagal melakukan lima dari 47 servis pertamanya dan berhasil menyelamatkan dua break point dalam pertandingan tersebut.
“Servis saya biasanya tidak begitu baik, terutama setelah Australian Open,” kata Zverev, yang sebelumnya mencapai final ketiganya dalam Australian Open pada Januari lalu. “Tentu saja, saya sangat senang dengan kemenangan ini.”
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya