Dark/Light Mode

Piala Dunia Antarklub 2025

PSG Ke Final, Real Madrid Babak Belur

Kamis, 10 Juli 2025 05:48 WIB
jude Bellingam loyo usai Real Madrid dihajar PSG di pentas semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. (Foto : Skysport)
jude Bellingam loyo usai Real Madrid dihajar PSG di pentas semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. (Foto : Skysport)

RM.id  Rakyat Merdeka - Real Madrid kudu gigit jari berharap gelar trofi Piala Dunia Antarklub usai dihajar telak oleh raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). 

El Real gagal ke final usai disikat Paris Saint-Germain dengan skor telak 0-4 pada semifinal di Stadion Metlife, New Jersey, Kamis (10/7) dini hari WIB.

Secara statistik, PSG unggul atas Real Madrid dengan 69 persen penguasaan bola dan melepaskan 17 tendangan yang tujuh di antaranya tepat sasaran.

Baca juga : Fluminense Vs Al Hilal, Menanti Aksi Striker Muda Brazil

Hasilnya, Real Madrid keok berkat brace alias dua gol dari Fabian Ruiz, Ousmane Dembele dan Goncalo Ramos.

Berkat kemenangan ini, selanjutnya PSG akan menghadapi Chelsea pada partai final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (14/7) pukul 02.00 WIB mendatang.

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso kecewa dan berharap para pemainnya mengambil pelajaran dari kekalahan telak atas PSG.

Baca juga : Piala Kapolri 2025 Resmi Dibuka, 570 Atlet Muda Bulutangkis Siap Berlaga

"Saat ini, perasaan kami sedang tidak baik, tetapi kami harus mencoba belajar dari hari ini. Mereka adalah tim yang telah membangun tim selama dua tahun dan kami baru memulai. Kami memang butuh waktu, tetapi kami juga harus belajar," jelas Xabi Alonso kepada DAZN usai laga.

Kylian Mbappe tampil sebagai starter pertamanya di turnamen ini, tetapi dia kesulitan memberikan dampak kepada klub. Sementara Jude Bellingham juga mendadak melempem.

Tak segan, Alonso memuji penampilan para pemain PSG yang tampil apik selama periode Piala Dunia Antarklub 2025. 

Baca juga : DPR Dukung Antam Jadi Pemain Global di Industri Baterai

"Saya rasa kami bukan tim terakhir yang menghadapi tim sehebat ini. Saya rasa, sejak Februari, mereka berada di puncak performa dan hari ini kami menghadapi salah satu tim terbaik di dunia."

Alonso juga mengomentasi Luka Modric yang harus menerima kenyataan pahit di laga terakhirnya bersama Real Madrid.

"Ini akhir yang pahit untuk pertandingan terakhir Modric, tapi terlepas dari itu, dia adalah legenda klub, legenda sepak bola. Saya pernah menjadi rekan satu tim, sekarang pelatihnya, tapi dia orang yang hebat, jadi dia akan dikenang oleh semua orang di Real Madrid."

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.