Dark/Light Mode

Madrid Menang Tapi Memble

Kamis, 21 Agustus 2025 06:40 WIB
Real Madrid meraih kemenangan 1-0 atas Osasuna di Santiago Bernabeu. (Foto: Instagram/realmadrid)
Real Madrid meraih kemenangan 1-0 atas Osasuna di Santiago Bernabeu. (Foto: Instagram/realmadrid)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gol penalti Kylian Mbappe menyelamatkan muka Madrid. Padahal Los Blancos mencatatkan penguasaan bola sebesar 71 persen, dibandingkan Osasuna yang hanya 29 persen.

Real Madrid membuka tirai LaLiga musim 2025/2026 dengan kemenangan 1-0 atas Osasuna di Santiago Bernabeu, kemarin. Gol tunggal kemenangan El Real tercipta dari penalti Kylian Mbappe pada menit ke-51.

Meski menang, performa Madrid terbilang memble di laga ini. Terutama lini depan yang tampil tak cukup efektif. Padahal Madrid tampil sangat dominan. Los Blancos mencatat­kan penguasaan bola sebesar 71 persen, dibandingkan Osasuna yang hanya 29 persen.

Madrid juga mampu mem­buat 18 tembakan dengan lima mengarah ke gawang. Namun, Madrid hanya bisa mencetak satu gol. Itu pun dari titik putih bukan dari permainan terbuka. Mbappe mengakui bahwa Ma­drid sempat kesulitan terutama di babak pertama. Situasi mem­baik setelah Madrid mencetak gol di awal babak kedua.

Baca juga : MotoGP, Aldeguer Sesumbar Bisa Hambat Marquez

“Kami ingin mencetak gol kedua, tapi itu tidak terjadi. Kami senang dengan kemenangan ini. Kami positif, tapi akan berusaha lebih keras lagi,” ujar Mbappe.

Diketahui, Madrid gagal total di musim lalu dengan sama sekali tak meraih gelar. Torehan yang terbilang memalukan untuk klub tersukses di dunia itu.

Musim lalu semakin buruk untuk Madrid setelah rival abadi mereka, Barcelona, begitu ber­jaya di kompetisi domestik. Mereka meraih treble domestik.

Barcelona menjadi juara La­Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. El Barca bahkan mengalahkan Madrid di final Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Sementara di LaLiga musim lalu, Madrid juga dua kali kalah dari Barcelona.

Baca juga : Chikita Meidy Geram, Sidang Mediasi Cerai Kembali Ditunda

Los Blancos melakukan perombakan merespons kegaga­lan di musim lalu. Xabi Alonso ditunjuk jadi pelatih baru meng­gantikan Carlo Ancelotti.

Mereka juga mendatangkan empat pemain baru yaitu Dean Huijsen, Alvaro Carreras, Fran­cos Mastantuono dan Trent Alexander-Arnold. Madrid juga hanya kehilangan Luka Modric sebagai pemain utama yang hengkang.

Namun menurut eks bintang Barcelona dan Real Madrid, Luis Figo, pergerakan di bursa transfer menunjukkan El Re­al berada di jalur yang tepat un­tuk bersaing dengan Blaugrana. Namun, para pemain anyar Ma­drid ini harus bisa membuktikan diri di lapangan. Terutama untuk menutup kepergian Modric yang jadi andalan lini tengah Madrid dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya pikir klub, seperti biasa dalam kasus-kasus seperti ini setelah musim seperti tahun lalu, akan mencoba memperkuat diri untuk memperkuat posisi yang dianggap perlu. Kita juga perlu melihat bagaimana tim akan terpengaruh oleh kepergian Mo­dric, yang telah sangat penting dalam beberapa tahun terakhir,” ulas Figo.

Baca juga : Pertamina SAF Dorong Ekonomi Sirkular Masyarakat Dan Pengurangan Emisi Lingkungan

“Tapi tentu saja, tujuan­nya mengalahkan Barca dan memenangkan liga lagi, serta turnamen-turnamen lainnya,” tutup eks pemain Inter Milan itu. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.