Dark/Light Mode

Skuad Garuda Muda Diminta Tetap Jaga Chemistry

Kamis, 11 September 2025 06:14 WIB
Para pemain Timnas U-23. (Foto : PSSI)
Para pemain Timnas U-23. (Foto : PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Timnas Indonesia U23 harus mengakhiri perjuangan di Kualifikasi Piala Asia U23 2026.

Garuda Muda kalah 0-1 dari Korea Selatan U23 pada laga terakhir Grup J di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa (9/9/2025).

Kekalahan ini membuat Indonesia gagal mengulang pencapaian edisi 2024, ketika berhasil menembus babak semifinal.

Baca juga : Pemerintah Harus Tetap Gencarkan Operasi Pasar

Mantan striker nasional, Widodo C Putro, menilai permainan Indonesia sejatinya cukup baik. “Secara keseluruhan, tim sudah menunjukkan kontrol permainan yang cukup baik. Tantangannya ada pada penyelesaian akhir dan koordinasi serangan di area krusial,” ujar Widodo dalam keterangannya, Rabu (10/9/2025).

Pelatih Deltras FC itu menilai penguasaan bola tim patut diapresiasi. Namun, aspek finishing dan kombinasi di area depan, khususnya sekitar kotak penalti, harus terus ditingkatkan.

Widodo juga mengingatkan, para pemain jangan terbebani pencapaian Timnas U23 di 2024. Perbedaan pelatih, komposisi skuad, hingga durasi persiapan menjadi faktor penentu hasil kali ini.

Baca juga : Madrid Menang Tapi Memble

Di masa lalu, menurut Widodo, periode kepelatihan STY di Timnas U23 Piala Asia tahun 2024 memiliki proses yang panjang, sekitar empat tahun, dengan dukungan pemain diaspora seperti Ivar Jenner, Justin Hubner, dan Rafael Struick.

"Bahkan ada Marselino Ferdinan dan Ramadhan Sananta. Sementara Coach Gerard Vanenburg baru mulai menangani tim pada Januari 2025, dengan waktu persiapan yang jauh lebih singkat dan hanya satu pemain diaspora, Jens Raven,” jelasnya.

Selain itu, mayoritas pemain U23 saat ini belum punya jam terbang cukup di Liga 1. Hal itu membuat proses pembentukan tim masih dalam tahap awal.

Baca juga : Malam Ini, Garuda Muda Ditantang Tim Kuat

Widodo mendorong para pemain terus menggali potensi diri, memperbaiki kualitas permainan, baik individu maupun kolektif.

“Yang terpenting, jaga chemistry yang sudah mulai terbentuk. Hubungan saling mendukung antar pemain akan menjadi modal penting untuk perkembangan tim ke depan,” tutupnya.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.