Dark/Light Mode

Tour de EnTeTe 2025 Etape 6

Pembalap Malaysia Unggul, Herlangga Masih Raja Tanjakan

Rabu, 17 September 2025 08:18 WIB
Cameron Ronalds Frase, pembalap asal Malaysia unggul dalam lomba balap sepeda internasional Tour de EnTeTe Etape 6, Tambolaka-Waingapu, Selasa, 16 September 2025. [Foto-foto: DOk]
Cameron Ronalds Frase, pembalap asal Malaysia unggul dalam lomba balap sepeda internasional Tour de EnTeTe Etape 6, Tambolaka-Waingapu, Selasa, 16 September 2025. [Foto-foto: DOk]

RM.id  Rakyat Merdeka - Cameron Ronalds Frase, pembalap asal Malaysia unggul dalam lomba balap sepeda internasional Tour de EnTeTe Etape 6, Tambolaka-Waingapu, Selasa, 16 September 2025.

Cameron menuntaskan lintasan dengan tujuh tanjakan panjang dan satu tanjakan pendek, turunan dan kelokan sepanjang 170,3 kilometer dalam tempo 4 jam, 2 menit, 17 detik, walau terbakar terik matahari yang cukup menyengat.

Menyusul, Aidan James Dumpit Mandoza, pembalap asal Filipina dengan catatan waktu 4 jam, 2 menit, 31 detik dan Zulfikri Bin Zulzulkifli di posisi ketiga dengan catanan waktu 4 jam, 2 menit, 31 detik.

Baca juga : Warga Sumba Sambut Hangat Pebalap Sepeda 13 Negara

Sedangkan pembalap dengan poin terbanyak dikoleksi oleh Yousef Reguigui. Raja Tanjakan masih dipertahankan Muhammad Herlangga. Juara umum etape 1-6 masih dikuasai Kenny Cornelis Ernst Nijssen, pembalap Indonesia terbaik masih dipertahankan Muhammad Raihan Maulidan, pembalap muda terbaik, Muhammad Andy Royan dan pembalap muda terbaik juga masih dipertahankan Muhammad Syelhan Nurrahmat.

Etape 6 Tour de EnTeTe 2025 dengan start di depan rumah jabatan Bupati Sumba Barat Daya (SBD) tepat pukul 09.00 Wita, dilepas oleh Bupati, Ratu Ngadu Bonu Wulla, disaksikan Gubernur NTT, Melki Laka Lena serta pejabat Pemerintah lainnya, baik dari provinsi maupun dari Kabupaten SBD.

Di kesempatan ini, Ratu Wulla menyampaikan terima kasih kepada para riders, panitia, penyelenggara, hingga Gubernur NTT, yang telah mempercayakan Sumba Barat Daya menjadi salah satu etape lomba balap sepeda internasional. Dia juga berteriam kasih kepada masyarakat SBD, yang telah menciptakan suasana kondusif dan keramah-tamahan, sehingga para pembalap tidak ada yang komplain.

Baca juga : Anggaran 2025: Tambahan Dana Untuk Subsidi Transportasi Dan Keselamatan

Ratu Wulla menekankan, ajang balap sepeda internasional Tour de EnTeTe sebagai ajang Sumba Barat Daya memprosikan pariwisata, baik alam maupun budaya. Mengingat Sumba Barat Daya kaya akan destinasi wisata, dengan pantai eksotis. Dia pun berharap, para riders nantinya akan kembali sebagai wisatawan.

Namun, Ratu Wulla mengingatkan, apa yang dilakukan saat ini belum tentu langsung membuahkan hasil. Namun, mengingat even balap sepeda internasional Tour de EnTeTe sebagai ajang investasi promosi, dia tetap yakin, suatu saat akan membuahkan hasil yang dinikmati oleh masyarakat.

Ratu Wulla berharap, tahun depan lebih banyak lagi pembalap profesional yang mengikuti ajang bergengsi yang sangat menghibur masyarakat seperti ini.

Baca juga : Babak Pertama, Timnas Vs Malaysia Masih Imbang 0-0

Setelah empat jam lebih, para pembalap memasuki finish di depan kantor Bupati Sumba Timur di Waingapu pada sekitar pukul 13.20, selisih lima menit dengan waktu tiba lintasan Waingapu-Tambolaka pukul 13.15 Wita.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.