Dark/Light Mode

Evaluasi P3SON Hambalang, Erick Pastikan Aset Negara Tak Terbengkalai

Rabu, 15 Oktober 2025 16:27 WIB
Erick Thohir saat mendatangi P3SON Hambalang. (Foto : Kemenpora)
Erick Thohir saat mendatangi P3SON Hambalang. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Erick Thohir terus melakukan evaluasi terhadap aset-aset milik Kemenpora.

Setelah meninjau Pusat Pelatihan Nasional di Cibubur, kali ini Erick menyambangi P3SON (Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional) Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/10/2025) pagi.

Setiba di lokasi, Erick berkeliling meninjau kondisi bangunan yang sudah lama terbengkalai dan dikelilingi semak belukar. Bahkan, untuk melihat lapangan sepak bola, ia harus melewati semak setinggi 1–2 meter yang tak terawat.

Baca juga : Menhaj Ungkap Ada Hambatan Peralihan Aset Dari Kemenag

Erick menegaskan, kunjungan ke Hambalang merupakan bagian dari evaluasi terhadap seluruh aset Kemenpora. Ia berharap, semua aset negara tersebut bisa difungsikan kembali dengan baik dan efektif.

“Setelah kemarin kami datang ke pusat pelatihan atlet Cibubur, hari ini kami mengunjungi P3SON Hambalang untuk mengevaluasi aset-aset yang ada di Kemenpora, sehingga bisa digunakan secara efektif ke depannya,” kata Erick.

Usai berkeliling, Erick bersama Sesmenpora Gunawan Suswantoro menggelar rapat kecil dengan sejumlah pejabat, di antaranya Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kemenko Infrastruktur Arif Rahman, Asdep Infrastruktur Umum dan Sosial Kemenko Infrastruktur Lukijanto, Dirut Adhi Karya Entus Asnawi, serta Dirjen Strategis KemenPU Bisma Staniarto.

Baca juga : Pemprov DKI Bakal Benahi Halte Transjakarta Terbengkalai

Sebagai informasi, proyek Hambalang mulai digagas sejak 2003, ketika Kemenpora masih berbentuk Direktorat Jenderal Olahraga di bawah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Proyek ini dilatarbelakangi kebutuhan akan pusat pendidikan dan pelatihan olahraga nasional yang representatif.

Pada 2004, sudah dibangun masjid, asrama, lapangan sepak bola, dan pagar. Awalnya, proyek ini bernama Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Tingkat Nasional, yang difungsikan sebagai tempat pembibitan atlet usia dini dan remaja.

Kini, di atas lahan seluas 32 hektar itu, telah berdiri gedung olahraga serbaguna yang kondisinya baru sekitar 50 persen rampung. Dari total 25 bangunan yang direncanakan, sekitar 75 persen sudah sempat dikerjakan sebelum proyek ini mangkrak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.