Dark/Light Mode

Indonesia Finis Peringkat Kedua ASEAN Para Games 2026, Lampaui Target Medali

Senin, 26 Januari 2026 20:33 WIB
CdM Kontingen Indonesia Reda Manthovani. Foto: CdM Kontingen Indonesia
CdM Kontingen Indonesia Reda Manthovani. Foto: CdM Kontingen Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Kontingen Indonesia mencatatkan prestasi pada ajang ASEAN Para Games 2026 dengan finis di peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali.

Di bawah pimpinan Chef de Mission (CdM) Prof Reda Manthovani, tim Merah Putih juga berhasil melampaui target medali yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sepanjang pelaksanaan ASEAN Para Games 2026 di Nakhon Ratchasima, Thailand, Indonesia mengoleksi 392 medali. Terdiri atas 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Perolehan tersebut melampaui target awal kontingen Indonesia yang dipatok sebanyak 82 emas, 77 perak, dan 77 perunggu.

Capaian ini membawa Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir, berada di bawah Thailand yang keluar sebagai juara umum dengan raihan 176 emas, 155 perak, dan 157 perunggu.

Baca juga : Indonesia Finis Kedua ASEAN Para Games 2025, Lampaui Target Medali

CdM Kontingen Indonesia Reda Manthovani menyampaikan apresiasi kepada para atlet atas pencapaian yang diraih selama kompetisi. Ia menilai atlet Indonesia mampu tampil konsisten dan menunjukkan semangat juang tinggi di setiap pertandingan.

“Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia Tenggara. Selamat atas perjuangan para atlet,” kata Reda Manthovani kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Menurut Reda, capaian tersebut menunjukkan peningkatan kualitas pembinaan olahraga disabilitas nasional. Tidak hanya dari sisi jumlah medali, tetapi juga daya saing atlet Indonesia di tingkat regional.

Sejumlah cabang olahraga menjadi penyumbang utama medali kontingen Indonesia. Para Atletik mencatat raihan 44 medali emas, melampaui target awal sebanyak 25 emas.

Baca juga : Menghapus Sekat Antara Korporasi, Akademisi, dan Kompetensi

Para Renang menyumbang 29 medali emas, dari target delapan emas. Sementara Para Badminton mengoleksi 12 medali emas, melebihi target lima emas.

Selain itu, Para Judo mencatat prestasi dengan meraih tujuh medali emas dari seluruh nomor yang dipertandingkan.

Indonesia juga keluar sebagai juara umum di beberapa cabang olahraga, di antaranya Para Angkat Berat dengan raihan sembilan emas dan empat perak, serta Para Panahan yang mengoleksi lima emas, dua perak, dan tiga perunggu.

Dari sektor individu, atlet Para Renang Jendi Pangabean menjadi peraih emas terbanyak dengan koleksi tujuh medali emas.

Baca juga : Prabowo Kirim Salam Untuk Atlet Indonesia di ASEAN Para Games Thailand

Sementara itu, Siti Aisyah, atlet termuda kontingen Indonesia berusia 15 tahun, meraih dua emas, satu perak, dan tiga perunggu, serta mencatatkan dua rekor ASEAN Para Games.

Secara keseluruhan, atlet Indonesia memecahkan 25 rekor ASEAN Para Games dari berbagai cabang olahraga. Satu rekor Asia juga tercatat atas nama Hellin Wardina di cabang Para Atletik.

Usai ASEAN Para Games 2026, CdM menyatakan kontingen Indonesia akan mulai mempersiapkan atlet untuk menghadapi Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, sebagai ajang kompetisi berikutnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.