Dark/Light Mode

Isi Kekosongan Lini Belakang, Persib Andalkan Kurzawa dan Dion Markx

Selasa, 27 Januari 2026 05:16 WIB
Layvin Kurzawa. (Foto : Persib)
Layvin Kurzawa. (Foto : Persib)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menaruh harapan besar pada kehadiran dua pemain anyar, Layvin Kurzawa dan Dion Markx.

Keduanya diproyeksikan memperkuat sektor pertahanan Maung Bandung dalam mengarungi Super League 2025/26 serta AFC Champions League Two 2025/26.

Menurut Hodak, perekrutan Kurzawa dan Dion dilakukan untuk menutup kekosongan di lini belakang setelah Muhammad Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa dipinjamkan Persib ke Persik Kediri pada awal putaran kedua musim ini.

Baca juga : Perkuat Lini Belakang, Persis Datangkan 2 Pemain Asal Serbia

"Dua pemain baru ini bagus untuk kami. Sebab, kami agak kekurangan stok setelah Rezaldi dan Hamra pergi. Kami butuh tambahan di bek kiri dan satu bek tengah," ujar pelatih asal Kroasia tersebut.

Khusus Dion Markx, Hodak menilai bek muda Tim Nasional Indonesia U-23 itu memiliki potensi besar untuk berkembang dan menembus tim utama, mengikuti jejak pemain muda Persib lainnya yang lebih dulu bersinar.

"Dion itu seperti Kakang dan Robi, dia pemain U-23. Kami mencari pemain muda yang bisa berkembang pesat dalam waktu singkat," tambah Bojan.

Baca juga : NasDem Dorong Agar Masa Pendidikan Bisa Dipangkas

Dengan bergabungnya Dion, Persib kini memiliki stok pemain muda yang semakin lengkap. Sebelumnya, tim kebanggaan Bobotoh itu telah diperkuat Zulkifli Lukmansyah, Nazriel Alvaro, serta penjaga gawang muda Fitrah Maulana.

"Mereka adalah masa depan klub. Semuanya perlu berlatih dan mendapatkan kesempatan untuk melihat siapa yang bisa masuk tim utama nantinya," jelasnya.

Sementara itu, terkait Layvin Kurzawa yang memiliki pengalaman panjang di level Eropa bersama Paris Saint-Germain, Hodak menilai kehadiran pemain berlabel internasional tersebut bukan hanya memberi nilai tambah dari sisi kualitas, tetapi juga membawa dampak positif bagi citra Persib dan sepak bola Indonesia.

Baca juga : Singapura Minta Warganya Segera Tinggalkan Iran, Situasi Makin Mencekam

Namun demikian, Hodak meminta semua pihak bersabar karena Kurzawa membutuhkan waktu adaptasi setelah cukup lama tidak bermain kompetitif.

"Dalam 3,5 bulan ke depan, kita akan menjalani minimal 19 hingga 25 pertandingan, jadi pasti ada menit bermain untuknya. Kami akan melakukannya perlahan. Kita tahu dia sudah lama tidak bermain, sama seperti kasus (Federico) Barba atau Stefano Beltrame dulu. Pemain yang absen beberapa bulan butuh waktu, tapi dia punya kualitas yang kita butuhkan. Kami akan bersabar," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.