Dark/Light Mode

Singapura Minta Warganya Segera Tinggalkan Iran, Situasi Makin Mencekam

Selasa, 13 Januari 2026 22:39 WIB
Ilustrasi bendera Singapura (Foto: Pexels)
Ilustrasi bendera Singapura (Foto: Pexels)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Singapura mengimbau warganya yang berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut. Bagi yang memiliki rencana ke Iran, dimohon untuk menunda semua perjalanan ke Iran, mengingat situasi keamanan yang tak kondusif di negara tersebut. Terutama, sejak aksi demo bergejolak pada 28 Desember 2025. 

Menurut keterangan pejabat Iran yang dikutip Reuters pada Selasa (13/1/2026), total korban jiwa dalam aksi demo rusuh tersebut telah mencapai 2.000 orang. 

Baca juga : AS Imbau Warganya Segera Tinggalkan Iran, Situasi Makin Tak Kondusif

Dalam situs resminya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Singapura menyebutkan, kerusuhan domestik dan pembatasan komunikasi telah dilaporkan di banyak wilayah Iran. Gangguan publik dan risiko terorisme juga dilaporkan terjadi di daerah perbatasan. Misalnya, di dekat perbatasan Iran-Irak dan Iran-Pakistan.

"Warga Singapura yang saat ini berada di Iran sebaiknya mempertimbangkan untuk meninggalkan negara tersebut sesegera mungkin," tegas pernyataan resmi Kemlu Singapura, Selasa (13/1/2026).

Baca juga : Demo Iran Makin Membara

Jika terpaksa harus tetap tinggal di Iran, warga Singapura disarankan untuk menghindari pertemuan publik yang besar dan memantau berita lokal. Jika ada tanda-tanda kerusuhan, diminta segera meninggalkan area tersebut dan menuju ke tempat yang aman.

Singapura tidak memiliki misi diplomatik di Iran, sehingga negara tersebut memiliki kemampuan yang terbatas dalam memberikan bantuan konsuler darurat kepada warganya. Terkait hal tersebut, warga Negeri Merlion dianjurkan untuk mendaftarkan diri secara elektronik di Kementerian Luar Negeri Singapura melalui link https://eregister.mfa.gov.sg, agar dapat dihubungi bila sewaktu-waktu diperlukan.

Baca juga : Pengamat: Pemerintah Serius Tangani Bencana Sumatera hingga Pencegahan

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.