Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cegah Banjir Terus Berulang Setiap Tahun
Amdal Dan Tata Ruang DKI Saatnya Dibenahi Serius
Senin, 2 Februari 2026 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didorong membenahi dengan serius Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan tata ruang. Sebab, buruknya pengelolaan dua hal tersebut disinyalir penyebab utama banjir terus berulang di Ibu Kota setiap tahun.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Lukmanul Hakim menilai, AMDAL dan tata ruang yang semrawut, merupakan salah satu biang kerok banjir di Jakarta.
“Banjir yang terus berulang di Jakarta, perlu juga dilihat dari perspektif kesalahan AMDAL dan tata ruang,” tandasnya, di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Baca juga : Chelsea Merangsek Naik
Langkah konkretnya, menurut Lukmanul, penerbitan AMDAL dan tata ruang terkait pembangunan gedung-gedung atau hunian bertingkat, ke depannya harus lebih teliti.
Karena, menurutnya, pembangunan hunian bertingkat di Jakarta, tidak diimbangi dengan pembangunan drainase yang laik. Sehingga, air meluber ke jalan dan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.
“Setiap tahun dan setiap periode, persoalannya adalah banjir dan macet. Itu karena ruwetnya tata ruang dan AMDAL, sehingga banjir dan macet belum terselesaikan,” katanya.
Baca juga : Thailand Masters 2026, Leo/Bagas Selebrasi Juara Banting Raket
Untuk itu, Lukmanul menegaskan bahwa Pemprov DKI sebaiknya menangani banjir dengan sudut pandang pencegahan, berupa AMDAL dan penataan ruang yang lebih teliti. “Supaya, penyelesaiannya lebih efektif dan efisien,” tandas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tata ruang di Jakarta sudah sangat sulit diubah. “Jangan sampai dalam tata ruang yang sudah padat ini, masyarakat masih membuang sampah sembarangan,” katanya, saat meninjau pengerukan Kali Sepak, di Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1/2026).
Pram mengingatkan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, mengganggu fungsi infrastruktur pengendalian banjir. “Akan mengganggu Cengkareng Drain dan pintu-pintu air yang selama ini kita kelola,” tandasnya.
Baca juga : Indonesia Sukses Bring Barrels Home
Pram menyampaikan hal tersebut, setelah melihat tumpukan sampah di sekitar permukiman warga yang terdampak banjir di Jakarta Barat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya