Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bodo/Glimt Vs Inter Milan, Ujian Dingin Nerazzurri di Play-off Liga Champions
Selasa, 17 Februari 2026 14:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Benturan kepentingan antara kejutan dan pengalaman akan tersaji saat Bodo/Glimt menjamu Inter Milan pada leg pertama play-off fase gugur UEFA Champions League 2025/26.
Laga ini akan berlangsung di Aspmyra Stadion, Kamis (19/2/2026) pukul 03.00 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming di Vidio.
Bodo/Glimt kembali membuktikan diri sebagai kekuatan baru dari Eropa Utara. Wakil Norwegia itu tampil tanpa beban di fase liga dan sukses menembus babak play-off setelah menumbangkan dua raksasa Eropa, Manchester City dan Atletico Madrid.
Baca juga : Liverpool Vs Sunderland, Demi Jaga Asa Liga Champions
Capaian tersebut mengangkat reputasi mereka sebagai tim yang mampu menyulitkan siapa pun, terutama saat bermain di kandang dengan kondisi cuaca ekstrem.
Di sisi lain, Inter Milan datang membawa status unggulan. Nerazzurri melaju ke fase gugur dengan kepercayaan diri tinggi setelah konsisten di kompetisi domestik dan memimpin klasemen Serie A. Pengalaman panjang di Liga Champions membuat Inter diunggulkan, namun tantangan di Norwegia diyakini tidak akan mudah.
Kedua tim jarang bertemu di pentas Eropa. Sepanjang sejarah, Bodo/Glimt dan Inter baru saling berhadapan sekali, yakni di ajang Piala Winners 1978/1979, ketika Inter menang agregat 7-1. Namun, perbedaan generasi dan konteks kompetisi membuat catatan tersebut tak sepenuhnya relevan untuk duel kali ini.
Baca juga : Juventus Vs Parma, Pangkas Jarak ke Zona Liga Champions
Sentuhan taktik Kjetil Knutsen menjadi salah satu kunci kebangkitan Bodo/Glimt. Pelatih berusia 57 tahun itu diperkirakan kembali menurunkan komposisi terbaiknya, dengan mengandalkan agresivitas pressing dan transisi cepat yang selama ini menjadi ciri khas timnya.
Gelandang berpengalaman Ulrik Saltnes masih diragukan tampil, namun peran lini tengah diyakini tetap solid dengan kehadiran Odin Bjortuft, Patrick Berg, dan Fredrik Sjovold yang selalu menjadi andalan sepanjang Liga Champions musim ini. Di sektor depan, Jens Petter Hauge akan menjadi tumpuan serangan setelah mencetak empat gol dan menciptakan banyak peluang di fase liga.
Inter sendiri tiba dengan modal positif usai menaklukkan Juventus 3-2 pada Derby d’Italia akhir pekan lalu. Hasil tersebut menjadi dorongan mental penting bagi pasukan Cristian Chivu, yang mulai menemukan kestabilan performa timnya dalam sebulan terakhir, termasuk kemenangan tandang di markas Borussia Dortmund.
Baca juga : Borussia Dortmund Vs Inter Milan, Duel Demi Asa Setipis Tisu
Di lini depan, Lautaro Martinez tetap menjadi tumpuan utama. Ia berpeluang ditemani Marcus Thuram, Ange Bonny, atau Francesco Pio Esposito. Lini tengah Inter juga mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu, yang siap mengatur tempo permainan.
Sementara itu, peran Federico Dimarco di sisi kiri akan krusial, khususnya dalam skema bola mati. Kondisi Denzel Dumfries masih dipantau dan belum dipastikan bisa tampil penuh sejak menit awal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya