Dark/Light Mode

Prestianni Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Vinicius, UEFA Lakukan Investigasi

Kamis, 19 Februari 2026 06:58 WIB
Gianluca Prestianni. (Foto : Benfica)
Gianluca Prestianni. (Foto : Benfica)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemain muda Benfica, Gianluca Prestianni, membantah keras tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga playoff leg pertama Liga Champions 2025/26 di Stadion Da Luz.

Insiden itu mencuat setelah Vinicius melaporkan bahwa dirinya mendapat ucapan bernada rasis, yang membuat wasit menghentikan pertandingan hampir 10 menit dengan mengaktifkan protokol anti-rasisme.

Baca juga : Nyoman Parta Serukan Akhiri Rasisme terhadap Pendatang di Bali

Prestianni menegaskan dirinya tidak pernah melontarkan kata-kata rasis dan menyayangkan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan. Ia juga mengaku menerima ancaman usai laga tersebut.

Menyikapi laporan Vinicius, UEFA secara resmi menunjuk penyelidik independen untuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak. Jika terbukti bersalah, Prestianni terancam sanksi larangan bermain hingga 10 pertandingan sesuai kode disiplin UEFA.

Baca juga : Hidupkan Musyawarah Pancasila, Pilkada Tak Langsung Bukan Anti-Demokrasi

Situasi pertandingan sempat memanas setelah Vinicius merayakan golnya pada menit ke-50, yang memicu reaksi sebagian suporter tuan rumah.

Pihak Benfica menyatakan dukungan penuh kepada Prestianni dan menilai tuduhan tersebut belum dapat dibuktikan. Laga akhirnya dilanjutkan hingga selesai dan dimenangi Real Madrid dengan skor 1-0. Leg kedua dijadwalkan berlangsung di Santiago Bernabeu pada 26 Februari mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.