Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
George Santos: Keamanan Jadi Kunci Penting Keberhasilan Investasi
Sabtu, 16 Agustus 2025 11:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jaminan keamanan merupakan faktor krusial dalam menarik minat investor. Investor lebih tertarik pada destinasi investasi yang menawarkan kawasan yang aman dan terlindungi dari risiko yang tidak perlu.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), George Santos saat memberikan sambutan pada peresmian Pos Pengamanan Terpadu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Bintan, Kamis (14/8/2025).
"Keamanan adalah salah satu kunci penting dalam berinvestasi. Jaminan keamanan yang baik, kemudahan regulasi dan perizinan dari Pemerintah, dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi, dan menjaga kelangsungan investasi jangka panjang," ujar George Santos.
Santos melanjutkan, jaminan keamanan investasi juga berkaitan erat dengan reputasi suatu perusahaan maupun negara.
Baca juga : Energi Terbarukan Jadi Sektor Paling Menarik untuk Investasi Asing di 2025
Jika suatu entitas memiliki reputasi yang baik dalam hal keamanan, investor akan tertarik untuk berinvestasi.
"Oleh karena itu, dengan diresmikannya Pos Pengamanan Terpadu ini, diharapkan dapat mendukung jaminan keamanan investasi dan aktivitas industri di wilayah KEK Galang Batang," tambah Santos.
Dalam kesempatan tersebut, George Santos juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polda Kepulauan Riau dan Polres Bintan, atas kerja keras dan kontribusi dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di kawasan KEK Galang Batang selama ini.
Bagi PT BAI, sambung Santos, kerjasama ini tidak hanya bertujuan mendukung kelancaran kegiatan industri di KEK Galang Batang, tetapi juga menjadi wujud tanggungjawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah.
Baca juga : Ketua MPR: Indonesia Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina
"Semoga Pos Pengamanan Terpadu ini dapat memberikan manfaat dalam mendukung kegiatan di KEK Galang Batang," harap George Santos.
Untuk diketahui, dalam perjalanannya, PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) terus mengalami perkembangan yang signifikan, dengan fokus pada industri hilirisasi bauksit menjadi alumina.
PT. BAI juga terus meningkatkan aktivitas industrinya, dengan pembangunan smelter alumina berkapasitas besar dan semakin berkembang.
"Dalam tiga tahun ke depan, investasi akan mencapai Rp.50 Triliun dan akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi 20.000 orang, baik pekerja dari Bintan sebagai prioritas maupun dari luar pulau," terang Santos.
Baca juga : KPI Perkuat Tata Kelola Berbasis ESG untuk Dorong Keberlanjutan
Selain itu, sambung Santos, pihaknya juga sedang membangun politeknik yang dapat menyelenggarakan pendidikan dan latihan (Diklat) maupun pendidikan singkat bidang industri bagi para pekerja.
"Proyek besar lainnya, kami sedang meningkatkan produksi alumina sampai dengan 4 juta ton dan membangun pelabuhan dengan kapasitas 75.000 ton, pembangunan pabrik solar panel, serta pembangunan PLTU berkapasitas 900 Megawatt untuk mendukung operasional kegiatan di kawasan kami," ujar Santos.
PT. BAI juga berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi besar dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan digelarnya penyediaan dan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ratusan siswa SD di Bintan, serta CSR membangun rumah sakit berkapasitas 100 kamar di awal tahun.
Dengan perkembangan tersebut, PT Bintan Alumina Indonesia berperan penting dalam pengembangan industri hilirisasi bauksit di Indonesia, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, serta mampu menciptakan puluhan ribu lapangan pekerjaan bagi anak-anak bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya