Dark/Light Mode

KOI Dukung Menpora Usut Kasus Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing

Kamis, 5 Maret 2026 16:19 WIB
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (Foto : Kemenpora)
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Erick Thohir dalam menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang terjadi di pelatihan nasional cabang olahraga panjat tebing.

Menurut Okto, kasus tersebut merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara objektif. Ia menegaskan segala bentuk kekerasan, pelecehan, maupun intimidasi tidak boleh terjadi di dunia olahraga, terlebih di lingkungan pelatnas yang seharusnya menjadi ruang aman bagi atlet untuk berkembang dan meraih prestasi.

Baca juga : Legislator Terima Keluhan Tol Sumatera Banyak Lubang

“Saya begitu prihatin mendengar kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing ini terjadi di pelatnas. NOC Indonesia mendukung penuh komitmen dan langkah cepat Menpora Erick Thohir untuk memastikan kasus ini diusut secara obyektif, transparan, profesional, dan berkeadilan. Lingkungan pelatnas harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh atlet untuk berkembang dan berprestasi. Atlet harus merasa terjamin keamanannya, dihormati dan dilindungi,” tegas Okto.

Langkah tegas Menpora dilakukan dengan mengawal proses investigasi internal yang tengah dilakukan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Ia juga mendorong agar sanksi berat dijatuhkan apabila terduga pelaku terbukti bersalah.

Baca juga : Dukung Menpora, KemenPPPA Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual di Olahraga

Sejalan dengan upaya tersebut, NOC Indonesia juga menunjukkan komitmennya dalam perlindungan atlet dengan mengawal proses investigasi melalui Safeguarding Task Force.

Okto menjelaskan program safeguarding yang telah diimplementasikan sejak 2024 merupakan langkah sistematis sebagai komitmen moral dan tanggung jawab institusional untuk memastikan seluruh atlet dapat berlatih, berkembang, dan berprestasi dalam lingkungan yang aman, inklusif, serta bebas dari ancaman dalam bentuk apa pun.

Baca juga : Menjaga Nyawa di Perlintasan Sebidang

Selain itu, NOC Indonesia juga telah mengirimkan surat resmi kepada seluruh federasi nasional anggota NOC Indonesia untuk memastikan edukasi, sosialisasi, serta penerapan kebijakan safeguarding berjalan secara konsisten dan terukur.

“Kami terus berkoordinasi secara intensif baik dengan FPTI, Kemenpora maupun federasi nasional berbagai cabor, karena kami tak kenal kompromi dalam menghadapi kasus dugaan kekerasan seksual seperti ini. Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk memperkuat sistem pencegahan, edukasi, serta mekanisme pelaporan yang aman dan terpercaya. NOC Indonesia berkomitmen mendukung setiap langkah strategis pemerintah termasuk Kemenpora dalam menciptakan ekosistem olahraga nasional yang berintegritas, profesional, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujar Okto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.