Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kritik Aturan Baru F1
Verstappen: Seperti Main Mario Kart
Selasa, 17 Maret 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Juara dunia Formula 1 empat kali, Max Verstappen, kembali melontarkan kritik keras terhadap regulasi baru F1 setelah gagal menyelesaikan balapan pada seri GP China di Sirkuit Shanghai, Minggu (15/3/2026).
Verstappen menyebut aturan teknis terbaru Formula 1 membuat balapan terasa tidak alami.
Dia bahkan menyindir sistem baru tersebut seperti permainan video atau video game karena penggunaan energi listrik yang terlalu dominan.
“Ini buruk sekali. Kalau ada yang menyukai ini, berarti mereka tidak benar-benar tahu seperti apa balapan itu,” kata Verstappen usai balapan seperti dikutip dari F1, kemarin.
Baca juga : Erika Carlina, Happy Jadi Single Mom
Menurut pembalap asal Belanda itu, mekanisme penggunaan energi listrik membuat duel antar pembalap menjadi aneh. Pembalap bisa menyalip dengan bantuan tenaga tambahan, tetapi kemudian kehilangan kecepatan ketika energi baterai habis.
“Rasanya seperti bermain Mario Kart. Anda menyalip dengan boost, lalu baterainya habis di lintasan lurus berikutnya dan lawan menyalip kembali. Ini bukan balapan,” ujarnya.
Pada regulasi baru yang mulai diterapkan musim 2026, Formula 1 mengubah konsep unit tenaga dengan porsi tenaga hampir seimbang antara mesin pembakaran internal dan sistem listrik. Perubahan ini membuat manajemen energi menjadi faktor penting dalam strategi balapan.
Verstappen juga menilai regulasi tersebut gagal menciptakan persaingan yang menarik. Dalam dua seri awal musim ini, tim Mercedes tampil dominan melalui duet Kimi Antonelli dan George Russell yang mampu finis satu-dua.
Baca juga : Masyarakat Diminta Tetap Tenang, Stok Pangan & BBM Aman
Menurutnya, kondisi tersebut membuat jalannya balapan mudah ditebak.
“Sekarang hanya Kimi dan George yang menang. Mereka jauh di depan yang lain,” kata Verstappen.
Ia juga menyinggung performa Ferrari yang terkadang sempat memimpin balapan karena start yang cepat. Namun menurutnya keunggulan itu tidak bertahan lama.
“Ferrari memang sering melakukan start bagus dan sempat memimpin, tapi setelah beberapa lap semuanya kembali seperti semula. Itu bukan benar-benar balapan,” ujarnya.
Baca juga : Perintah Langsung Prabowo ke Kapolri: Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras
Verstappen menegaskan kritiknya tidak berkaitan dengan hasil buruk yang ia alami di GP China. Ia mengaku tetap akan menyampaikan pendapat yang sama meskipun berada dalam posisi menang.
“Saya tidak mengatakan ini karena posisi saya sekarang. Bahkan jika saya menang, saya tetap akan mengatakan hal yang sama karena saya peduli dengan kualitas balapan,” tegas Verstappen. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya