Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dipanggil Timnas, Cahya Supriadi Ingin Serap Ilmu dari Para Senior
Rabu, 25 Maret 2026 13:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, resmi masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk menghadapi ajang FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua pertandingan pada Jumat (27/3/2026) dan Senin (30/3/2026) di Jakarta.
Masuknya nama Cahya dalam skuad final menjadi kebanggaan tersendiri bagi PSIM. Kiper andalan Laskar Mataram itu tampil konsisten di kompetisi BRI Super League 2025/26.
Di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia, Cahya akan bersaing dengan sejumlah nama besar seperti Emil Audero, Maarten Paes, dan Nadeo Argawinata.
Baca juga : Resmi Dilantik DPR, Ketua OJK Baru Beri Angin Segar Bagi Pasar
Pemanggilan ke timnas senior ini menjadi pencapaian penting bagi Cahya, setelah sebelumnya beberapa kali memperkuat tim kelompok usia. Ia mengaku sangat bersyukur atas kesempatan tersebut dan langsung melakukan persiapan secara mandiri.
“Alhamdulillah sangat bangga atas pemanggilan pertama kali ke timnas senior. Persiapannya, saya melakukan beberapa kali pertemuan dengan pelatih performance pribadi saya untuk melihat lagi apa saja yang masih terus perlu diperbaiki,” kata Cahya.
Pemain kelahiran Karawang, 11 Februari 2003 itu juga memiliki target khusus selama bergabung dengan Timnas Indonesia.
“Targetnya ingin ambil ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin. Ini modal penting bagi saya untuk belajar dari ahlinya bersama para senior di timnas,” ucapnya.
Baca juga : Konflik Timur Tengah Jadi Momentum Perkuat Hulu Migas Nasional
Cahya berharap, pengalaman tersebut dapat berdampak positif saat kembali ke klub. Ia bertekad memperbaiki kekurangan dan tampil lebih konsisten di semua level.
“Saya bertekad memperbaiki kekurangan selama berlatih di sana. Harapannya semoga bisa konsisten di timnas maupun klub,” tegasnya.
Sementara itu, manajemen PSIM Yogyakarta turut memberikan dukungan penuh atas pemanggilan tersebut. Manajer PSIM, Razzi Taruna, menyambut baik kabar tersebut.
“Mewakili klub, tentu kami sangat senang mendengar Cahya masuk ke dalam skuad final timnas Indonesia. Harapan kami, pemanggilan ini menjadi momen bagi Cahya untuk banyak belajar dari para pemain senior di sana,” ujar Razzi.
Baca juga : Fixed, Timnas Iran Mundur Dari Piala Dunia 2026
Ia menegaskan, klub tidak mempermasalahkan absennya Cahya dari sesi latihan karena bertepatan dengan agenda FIFA matchday.
“Selama periode pemusatan latihan timnas, Cahya memang tidak akan mengikuti sesi latihan bersama tim. Ini tidak kami anggap sebagai sebuah gangguan. Karena bertepatan dengan agenda FIFA matchday, klub tentu memberikan izin penuh. Dia tetap berlatih, hanya saja bersama timnas Indonesia,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya