Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dipuji Legenda Balap Jepang, Veda Ega Rookie Paling Fenomenal
Jumat, 15 Mei 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nama Veda Ega Pratama semakin mencuri perhatian pada ajang Moto3 2026. Pembalap muda asal Gunungkidul itu disebut sebagai rookie paling fenomenal musim ini setelah tampil impresif bersama Honda Team Asia.
Pujian datang dari manajer tim sekaligus legenda balap Jepang, Hiroshi Aoyama. Ia menilai Veda memiliki kemampuan di atas rata-rata pembalap debutan Moto3.
Sorotan terbesar muncul usai seri GP Spanyol di Sirkuit Jerez. Memulai balapan dari posisi ke-17, Veda mampu menembus posisi enam besar setelah melakukan sejumlah overtake bersih sepanjang balapan. Penampilan tersebut dinilai menjadi bukti kematangan balap pembalap Indonesia itu.
Baca juga : Kuba Minta Blokade BBM Dan Sanksi Ekonomi Dicabut
“Veda menunjukkan manajemen balapan yang kuat dan kecepatan yang baik,” ujar Hiroshi Aoyama seperti dikutip dari Motorsport, kemarin.
Hingga empat seri awal musim, Veda telah mengoleksi 37 poin dan menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3. Ia juga memimpin persaingan Rookie of The Year 2026, unggul atas beberapa debutan lain seperti Brian Uriarte, Rico Salmela, dan Zen Mitani.
Aoyama mengungkapkan sedikitnya empat kelebihan utama yang membuat Veda tampil menonjol musim ini. Pertama adalah kemampuan manajemen balapan. Menurutnya, Veda mampu mengatur ritme, menjaga penggunaan ban, dan menentukan waktu menyerang dengan sangat baik.
Baca juga : Alyssa Daguise, Sebel Anak Jadi Bahan Candaan
Kelebihan kedua adalah konsistensi pace sepanjang balapan. Meski memulai dari posisi belakang, Veda tetap mampu menjaga kecepatan stabil di lintasan teknis tanpa kehilangan ritme.
Selain itu, Veda dinilai memiliki race craft dan insting overtaking yang matang. Ia disebut piawai membaca situasi pack racing, memanfaatkan slipstream, hingga melakukan late braking secara bersih tanpa kontak berbahaya dengan rival.
Faktor lain yang paling menonjol adalah mentalitas bertanding. Setelah sempat mengalami crash di Austin, Veda mampu bangkit dan tampil kompetitif di Jerez. Mental kuat tersebut dianggap sebagai kualitas langka bagi seorang rookie Moto3.
Baca juga : Dudung Sidak Ke SPPG, Laporan Keracunan MBG Jangan Dianggap Sepele
Performa Veda semakin mendapat perhatian karena motor Honda musim ini dinilai belum sekompetitif KTM yang mendominasi Moto3 2026. Meski demikian, Veda tetap mampu membawa Honda Team Asia bersaing di papan atas klasemen tim.
Sejumlah pengamat menilai kemampuan adaptasi serta gaya balap agresif Veda menjadi faktor utama yang mampu menutupi kekurangan motor Honda. Hampir seluruh poin Honda Team Asia musim ini juga berasal dari pembalap Indonesia tersebut.
Melihat performa konsisten yang ditunjukkan sejak awal musim, banyak pihak mulai memproyeksikan Veda sebagai salah satu talenta besar Asia yang berpeluang menembus kelas MotoGP dalam beberapa tahun mendatang. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya