Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Peduli Sejak Dini, Siswa JIS Buat Proyek Air Bersih Water Guardian untuk Warga
Xhaka Bidik Piala Dunia Keempat, Siap Bawa Swiss Ukir Sejarah di 2026
Minggu, 7 Juni 2026 06:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapten Timnas Swiss, Granit Xhaka, menatap Piala Dunia 2026 dengan penuh keyakinan. Turnamen di Amerika Utara nanti akan menjadi edisi keempat Piala Dunia yang diikutinya setelah tampil di Brazil 2014, Rusia 2018, dan Qatar 2022.
Gelandang berusia 33 tahun itu mengaku bangga masih dipercaya memimpin Swiss di level tertinggi sepak bola dunia. Sejak ditunjuk sebagai kapten pada akhir 2019, Xhaka telah mencatatkan 12 penampilan di Piala Dunia, terbanyak sepanjang sejarah Timnas Swiss.
Baca juga : Didier Deschamps Bidik Sejarah Baru Bersama Prancis
“Saya merasa beruntung bisa bermain bersama banyak pemain hebat dan menjadi bagian dari tim yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Xhaka kepada FIFA.
Perjalanan hidup Xhaka juga tidak lepas dari perjuangan keluarganya. Kedua orang tuanya, Ragip dan Eli, melarikan diri dari bekas Yugoslavia dan membangun kehidupan baru di Basel, Swiss. Dari situlah mimpi besar Xhaka dimulai hingga kini menjadi salah satu ikon sepak bola Swiss.
Baca juga : 4 Kali Menang Beruntun, Si Bocah Ajaib Ukir Sejarah F1
Menjelang Piala Dunia 2026, Xhaka menunjukkan mentalitas petarung. Pada Juli 2025, ia membuat keputusan mengejutkan dengan meninggalkan Bayer Leverkusen dan bergabung dengan Sunderland yang baru promosi ke Premier League.
Langkah tersebut sempat menuai kritik karena Xhaka meninggalkan klub Liga Champions demi tim promosi. Namun, ia berhasil membungkam keraguan setelah membawa Sunderland bertahan di Premier League sekaligus lolos ke Liga Europa musim depan.
Baca juga : Skema Pembiayaan Buka Kesempatan Luas Pekerja Informal Miliki Rumah
“Saya suka tantangan dan berani mengambil risiko, baik di dalam maupun luar lapangan,” katanya.
Kini, Xhaka juga berperan sebagai mentor bagi generasi baru Swiss. Di bawah pelatih Murat Yakin, Swiss lolos ke Piala Dunia 2026 tanpa terkalahkan. Xhaka pun berjanji timnya akan tampil habis-habisan demi membawa Swiss melangkah jauh di Amerika Utara nanti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya