Dark/Light Mode

Wasit Terbaik Afrika Ditolak Masuk AS, FIFA Angkat Tangan

Rabu, 10 Juni 2026 07:50 WIB
Omar Abdulkadir Artan ditolak masuk Amerika Serikat (AS). (Foto: Instagram/omar_artan)
Omar Abdulkadir Artan ditolak masuk Amerika Serikat (AS). (Foto: Instagram/omar_artan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kontroversi kembali mewarnai persiapan Piala Dunia 2026. Wasit terbaik Afrika asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan yang sudah dipilih FIFA, ditolak masuk Amerika Serikat (AS). Atas insiden tersebut, FIFA pasrah. 

FIFA menjelaskan, pria berusia 34 tahun itu terbang dari Turki dan tiba di Bandara Internasional Miami, Senin (8/6/2026). Namun, ia ditolak masuk oleh otoritas imigrasi AS. 

Padahal, Artan sebelumnya masuk dalam daftar 52 wasit pilihan FIFA yang akan memimpin pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

“FIFA dapat mengonfirmasi, ofisial pertandingan Omar Abdulkadir Artan tidak akan berlatih dan memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026 setelah ia ditolak masuk ke Amerika Serikat,” kata juru bicara FIFA, dikutip AFP, Senin (8/6/2026). 

FIFA menegaskan, keputusan mengenai imigrasi dan izin masuk ke suatu negara sepenuhnya berada di tangan pemerintah dan otoritas negara tuan rumah.

Baca juga : Kesandung Suap Proyek, Bupati Muara Enim Jadi TSK

Karena itu, FIFA tidak memiliki kewenangan untuk mengubah keputusan tersebut. 

“FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk keputusan pemberian visa, dan telah diberi tahu oleh pihak berwenang bahwa status Tuan Artan tidak akan diubah untuk saat ini,” ujar juru bicara FIFA. “Pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negaranya,” sambungnya. 

Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) menyatakan, penolakan terhadap Artan terjadi setelah pemeriksaan tambahan sebagai bagian dari prosedur rutin.”Setelah pemeriksaan, seorang wasit untuk Piala Dunia FIFA dinyatakan tidak memenuhi syarat masuk karena kekhawatiran dalam proses pemeriksaan latar belakang,” tulis CBP. 

Somalia diketahui masuk dalam daftar negara yang terkena pembatasan perjalanan oleh Pemerintahan Presiden Donald Trump sebagai bagian dari kebijakan pengetatan imigrasi. 

Padahal, menurut penasihat Pemerintah Somalia, Artan memiliki visa AS yang masih berlaku serta jaminan diplomatik dari Kedutaan Besar Somalia di Kenya. Pemerintah Somalia pun mengecam keputusan tersebut dan menilai langkah AS telah merugikan dunia sepak bola. 

Baca juga : Golkar: Parlemen Butuh Lebih Banyak Pemimpin Perempuan

“Omar Artan adalah salah satu wasit paling dihormati di Afrika dan layak mendapatkan dukungan dari seluruh komunitas sepak bola,” kata penasihat senior Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia sekaligus mantan kapten tim nasional, Ciise Aden Abshir, dikutip AFP, Selasa (9/6/2026). 

Abshir mengungkapkan, Artan langsung kembali ke Istanbul setelah ditolak masuk di Miami. Menurutnya, keputusan mencegah Artan memimpin pertandingan yang telah dijadwalkan tidak hanya merugikan dirinya secara pribadi, tetapi juga mencederai nilai-nilai dasar sepak bola. 

Meski kesempatan bersejarahnya hilang di depan mata, Artan memilih merespons situasi tersebut dengan tenang. 

Ia mengaku tetap fokus melanjutkan karier sebagai wasit. “Terlepas dari keadaan yang saya alami, saya tetap dalam suasana hati positif dan fokus pada tantangan berikutnya dalam karier saya sebagai wasit,” ujar Artan kepada BBC. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekannya di dunia sepak bola yang terus memberikan dukungan. “Saya mendoakan rekan-rekan saya meraih kesuksesan terbaik selama Piala Dunia. Saya berharap dapat bergabung kembali dengan mereka dalam kompetisi-kompetisi mendatang,” ucapnya. 

Diketahui, Artan mencatat sejarah sebagai wasit pertama asal Somalia yang terpilih memimpin pertandingan di putaran final Piala Dunia. Ia berstatus wasit FIFA sejak 2018 dan telah memimpin berbagai pertandingan di Liga Somalia maupun ajang Piala Afrika. 

Baca juga : Gerindra Usul RUU Pemilu Atur Kekhususan Papua

Pada 2025, Artan bahkan dinobatkan oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) sebagai wasit terbaik Afrika kategori pria. Sebelumnya, Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud turut memberikan apresiasi atas pencapaian Artan saat namanya masuk dalam daftar wasit Piala Dunia. 

“Saya memuji usaha, profesionalisme, dan integritas yang ditunjukkan oleh wasit Omar karena ia telah menjadi simbol inspirasi bagi generasi baru warga Somalia,” ujar Mohamud. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.