Dark/Light Mode

Fokus Sukseskan Pemerintah, Idrus Tegaskan Bahlil Tak Punya Ambisi Pilpres 2029

Kamis, 11 Juni 2026 17:27 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham. Dok. Ist
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham. Dok. Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menegaskan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia tidak memiliki ambisi politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Saat ini, kata dia, fokus Bahlil adalah membesarkan Partai Golkar dan menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Idrus, sejak dipercaya memimpin Golkar, Bahlil belum pernah membicarakan keinginan untuk maju sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden pada Pilpres 2029.

"Sejak menjadi ketua umum, komitmen Pak Bahlil adalah bagaimana konsolidasi internal partai dan bagaimana menambah kursi, serta sukses pemerintahan Prabowo-Gibran. Fokusnya di situ. Tidak pernah bicara tentang calon presiden," ujar Idrus.

Pernyataan tersebut disampaikan Idrus menanggapi pandangan sejumlah pengamat yang mulai memasukkan nama Bahlil dalam bursa calon presiden dan calon wakil presiden 2029.

Salah satunya datang dari Direktur Eksekutif Ethical Politics Hasyibulloh Mulyawan yang menilai peluang politik Bahlil mulai terbuka. Penilaian itu muncul setelah lagu parodi "MBG" atau "Mas Bahlil Ganteng" viral di media sosial dan dinilai mampu mendongkrak popularitas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut.

Namun, Idrus menilai terlalu jauh jika fenomena tersebut langsung dikaitkan dengan agenda pencalonan presiden.

Baca juga : Siapkan Roadmap, Pemerintah Targetkan Persoalan Sampah Selesai 2028

"Kalau ada opini dibuat begitu, itu opini yang sangat menyesatkan menurut saya. Ini sama dengan mengadu domba," katanya.

Idrus mengatakan, untuk memahami arah pemikiran dan komitmen politik Bahlil, publik dapat melihat gagasan yang dituangkan dalam buku berjudul Karya Kekaryaan: Eskalator Kesinambungan Pembangunan dan Kepemimpinan Nasional.

Menurut dia, buku tersebut menjelaskan pandangan Bahlil mengenai kesinambungan pembangunan nasional dan pentingnya menjaga keberhasilan pemerintahan saat ini sebagai fondasi pembangunan berikutnya.

"Untuk memahami pikiran, komitmen, sikap dan pemikiran politik Pak Bahlil ke depan, itu sudah diuraikan dalam bukunya. Fokusnya adalah bagaimana menyukseskan kepemimpinan Pak Prabowo pada periode ini," ujar Idrus.

Ia menilai keberhasilan pemerintahan Prabowo menjadi faktor penting bagi kesinambungan pembangunan nasional.

"Kalau Pak Prabowo sukses pada periode ini, maka itu menjadi eskalator menuju periode berikutnya," katanya.

Baca juga : PHRI Dukung Pemerintah Tertibkan OTA Asing Dan Akomodasi Ilegal

Idrus juga mengungkapkan bahwa dalam buku tersebut Bahlil menyampaikan gagasan mengenai pentingnya membangun koalisi permanen bersama partai-partai pendukung pemerintah.

"Di dalam buku itu Pak Bahlil menyampaikan perlunya koalisi permanen ke depan bersama Golkar, tentu di bawah pimpinan Pak Prabowo. Itu yang menjadi gagasan yang disampaikan," ujarnya.

Lebih lanjut, Idrus menilai perjalanan politik Bahlil tidak bisa dilepaskan dari proses panjang yang ditempuhnya sejak menjadi aktivis hingga dipercaya memimpin partai dan masuk dalam pemerintahan.

"Pak Bahlil adalah seorang aktivis yang ditopang oleh perjuangan panjang. Tidak boleh dilihat sama dengan politisi lain," katanya.

Menurut Idrus, selama ini Bahlil menunjukkan konsistensi antara pernyataan dan tindakan politiknya.

"Pak Bahlil selama ini menyampaikan gagasan, pikiran, sikap dan komitmen politiknya itu satu kata dan perbuatan," ujarnya.

Baca juga : KPK Tetapkan 8 Tersangka, Salah Satunya Silmy Karim

Karena itu, ia menegaskan Golkar saat ini tetap memprioritaskan penguatan organisasi partai dan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo.

"Pak Bahlil tetap konsisten bahwa fokusnya adalah membesarkan partai, menambah kursi, dan bagaimana kepemimpinan Pak Prabowo pada periode ini sukses," kata Idrus.

Ia menambahkan, keberhasilan pemerintah saat ini akan menentukan arah pembangunan dan konfigurasi politik nasional pada masa mendatang.

"Pemimpin kita adalah Pak Prabowo sekarang. Bagaimana pemerintahan ini sukses. Kalau Pak Prabowo sukses, tentu itu bisa menjadi eskalator menuju periode selanjutnya," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.