Dark/Light Mode

Brundle Peringatkan Russell: Bangkit Atau Game Over

Minggu, 8 November 2026 06:15 WIB
George Russell. (Foto: Instagram/georgerussell63)
George Russell. (Foto: Instagram/georgerussell63)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan pembalap Formula 1 yang kini menjadi komentator, Martin Brundle, memperingatkan George Russell agar segera meningkatkan performanya. Jika tidak, masa depan Russell bersama Mercedes terancam.

Brundle menilai, Russell harus menemukan kemampuan ekstra untuk kembali bersaing dengan rekan setimnya, Kimi Antonelli. Jika gagal melakukannya, karier pembalap asal Inggris tersebut di Mercedes bisa berada di ujung tanduk.

Peringatan itu muncul setelah Russell gagal memenuhi ekspektasi pada musim 2026. Sebelum kompetisi dimulai, pembalap berusia 28 tahun tersebut sempat difavoritkan untuk merebut gelar juara dunia pertamanya. Namun, dia justru kesulitan mengimbangi Antonelli yang tampil luar biasa sepanjang musim.

Antonelli berhasil meraih kemenangan Grand Prix pertamanya, kemudian melanjutkannya dengan empat kemenangan beruntun hingga akhirnya memastikan gelar juara dunia pertamanya. Pencapaian tersebut sekaligus menjadikannya juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1.

Baca juga : Istana Waspada Dan Bersih-bersih

Menurut Brundle, persoalan terbesar Russell bukan sekadar kekalahan dalam persaingan gelar, melainkan ketidakmampuannya menyamai kecepatan Antonelli secara konsisten.

“Yang paling menyakitkan bagi George adalah ketidakmampuannya untuk menandingi kecepatan Antonelli, terutama kecepatan konsisten,” kata Brundle, seperti dikutip Sky Sports News.

Dia juga menyoroti perbedaan kecepatan keduanya. Terutama ketika menggunakan satu set ban pada paruh kedua sesi kualifikasi.

“George tidak secepat Kimi, terutama di paruh kedua dari satu set ban. Jadi itu yang akan menghantui George,” ujarnya.

Baca juga : Tersangka Penyadapan Kooperatif, Terbuka

Meski demikian, Brundle tidak sepenuhnya pesimistis terhadap masa depan Russell. Dia justru berharap pengalaman pahit musim ini bisa menjadi dorongan bagi sang pembalap untuk meningkatkan kemampuannya.

Brundle menilai, Russell masih memiliki kesempatan untuk bangkit, tetapi harus menunjukkan perkembangan nyata jika ingin kembali mengalahkan Antonelli pada musim berikutnya.

“Ini mungkin akan menghancurkan George. Tapi saya sebenarnya berpikir ini akan membentuknya. Dia akan menemukan overdrive. Dia harus,” kata Brundle.

“Dia harus kembali tahun depan dan meningkatkan permainannya jika dia ingin mengalahkan Kimi Antonelli. Tapi saya pikir sementara itu dia harus menanggung musim yang mengerikan untuk dirinya sendiri, musim yang luar biasa untuk seorang remaja 19 tahun yang kemudian berusia 20 tahun sepanjang musim itu.”

Baca juga : Pramono Bantah Jakarta Siaga 1

Brundle kemudian menegaskan bahwa Russell tidak memiliki banyak pilihan selain menemukan kemampuan ekstra untuk menghadapi persaingan internal Mercedes.

“George harus menemukan overdrive, atau ini adalah game over. Ada yang berlebih di sana,” tuturnya.

Kesempatan bagi Russell untuk mulai menunjukkan kebangkitan datang pada Grand Prix Brasil di Sirkuit Interlagos, São Paulo, yang berlangsung pada 6–8 November 2026. Seri ini menjadi agenda balapan terdekat setelah GP Meksiko sekaligus momentum bagi Russell untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing dengan Antonelli.

Jika kesenjangan kecepatan dengan Antonelli terus berlanjut, bukan tidak mungkin masa depannya bersama Mercedes semakin sulit dipertahankan. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.