Dark/Light Mode

SEA Games Ditunda, KOI Puji Komitmen Menpora Tetap Dukung Pelatnas

Senin, 12 Juli 2021 20:43 WIB
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari. (Foto : Kemenpora)
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengapresiasi Menpora Zainudin Amali yang tetap melanjutkan pemusatan latihan nasional (pelatnas) meski SEA Games Vietnam batal digelar tahun ini.

Okto, sapaan karib Raja Sapta, mengatakan keputusan Kemenpora untuk melanjutkan pelatnas itu adalah bukti pemerintah fokus terhadap pembinaan prestasi olahraga.

Berita Terkait : SEA Games 2021 Ditunda, Menpora Pastikan Pelatnas Tetap Berjalan

“Terima kasih kepada Kemenpora sehingga anggota kami bisa terus menyelenggarakan latihan. Terkait penundaan SEA Games, kami masih menunggu jadwal SEA Games dan ASEAN Para Games, sehingga jika tahun depan tetap diadakan, maka SEA Games menjadi sasaran menuju Olimpiade sebagai sasaran utama,” kata Okto dalam siaran pers KOI di Jakarta, Senin (12/7).

Okto sebenarnya menyampaikan keberatan atas penundaan SEA Games 2021. Sebab, kata dia, atlet Indonesia sudah siap untuk bertanding. Namun, karena tuan rumah tengah berupaya mengendalikan laju virus Corona, Okto bisa menerimanya.

Berita Terkait : CEO Bali United : Latihan Tim Tetap Harus Dipantau

“Kita kecewa atas penundaan ini karena atlet kita sudah siap untuk bertanding. Tapi karena dasar solidaritas Asia Tenggara, kita memberi dukungan kepada Vietnam. Kita bisa menerima untuk penundaan ini dan didukung negara lain,” pungkas Okto

SEA Games Vietnam yang dijadwalkan berlangsung 21 November-2 Desember diputuskan ditunda hingga pertengahan tahun depan. KOI sebelumnya mengajukan keberatan terhadap usulan penundaan karena masalah anggaran.

Berita Terkait : Liga 1 Ditunda, Menpora: Keselamatan Harus Jadi Prioritas

Namun Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memastikan anggaran tak akan menjadi masalah sehingga pelatnas masih dapat terus berjalan karena mayoritas cabang olahraga yang masuk dalam Surat Keputusan (SK) pelatnas tahun ini juga bakal dipertandingkan pada Asian Games 2022.

“Bantuan ini tidak tertuju pada multievent tertentu sehingga secara administrasi tidak ada masalah. Dalam penganggaran, kami juga harus menyiapkan diri untuk Asian Games dan ASEAN Para Games. Jadi, tidak ada anggaran ganda,” ucap Zainudin. [IPL]