Dark/Light Mode

Mencari Solusi Mudahkan Perusahaan Menengah Go Publik

Rabu, 6 Agustus 2025 11:18 WIB
M QORI HALIANA / RM
(Dari kiri) Peneliti Indonesia Democracy Bridge Research Institut Fauzan Luthsa, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia yang juga Praktisi Pasar Modal Budi Frensidy, Ekonom Segara Research Institue Piter Abdullah dan Ekonom dan Pengamat Pasar Modal Dipo Satria Ramli berbincang saat acara RISE Forum 2025 mengangkat tema “Menjawab Tantangan Perusahaan Menengah dalam Akses Pembiayaan Pasar Modal” di Jakarta, Selasa (7/8/2025). 
(Dari kiri) Peneliti Indonesia Democracy Bridge Research Institut Fauzan Luthsa, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia yang juga Praktisi Pasar Modal Budi Frensidy, Ekonom Segara Research Institue Piter Abdullah dan Ekonom dan Pengamat Pasar Modal Dipo Satria Ramli berbincang saat acara RISE Forum 2025 mengangkat tema “Menjawab Tantangan Perusahaan Menengah dalam Akses Pembiayaan Pasar Modal” di Jakarta, Selasa (7/8/2025). 

Diskusi ini membahas berbagai kendala yang dihadapi perusahaan menengah untuk masuk ke bursa, sekaligus mencari solusi agar mereka lebih mudah menjangkau pendanaan publik. Ketiganya menyoroti pentingnya reformasi regulasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), agar lebih inklusif terhadap perusahaan kecil dan menengah yang ingin melakukan penawaran saham perdana (IPO).