Dark/Light Mode

Gelombang PHK

Jumat, 26 Juli 2024 17:38 WIB
TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM
Pekerja berlalu-lalang di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (26/7/2024), saat jam pulang kerja. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, memperkirakan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan terus berlanjut di 2024, hal ini karena kondisi ekonomi global yang tidak bisa dihindarkan, periode Januari-Juni 2024, tercatat 32.064 orang tenaga kerja yang ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), dan Jakarta menjadi provinsi yang paling tinggi yaitu sekitar  23,29 persen (7.469) kemudian Banten sebanyak 6.135 dan Jawa Barat sebanyak 5.155 serta provinsi lain.
Pekerja berlalu-lalang di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (26/7/2024), saat jam pulang kerja. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, memperkirakan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan terus berlanjut di 2024, hal ini karena kondisi ekonomi global yang tidak bisa dihindarkan, periode Januari-Juni 2024, tercatat 32.064 orang tenaga kerja yang ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), dan Jakarta menjadi provinsi yang paling tinggi yaitu sekitar 23,29 persen (7.469) kemudian Banten sebanyak 6.135 dan Jawa Barat sebanyak 5.155 serta provinsi lain.