Dark/Light Mode

KPK Tahan Bupati dan Kepala BPBD Kolaka Timur

Rabu, 22 September 2021 23:20 WIB
TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM
Bupati Kolaka Timur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Merya Nur (depan) dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kolaka Timur Anzarullah, dikawal saat menuju tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Rabu (22/9/2021), pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK. Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kolaka Timur Anzarullah, bersamanya KPK mengamanakan uang senilai Rp 225 juta, yang diduga suap sebagai pelicin untuk membantu pencairan dana hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) serta Dana Siap Pakai (DSP), di Kabupaten Kolaka Timur.
Bupati Kolaka Timur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Merya Nur (depan) dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kolaka Timur Anzarullah, dikawal saat menuju tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Rabu (22/9/2021), pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK. Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kolaka Timur Anzarullah, bersamanya KPK mengamanakan uang senilai Rp 225 juta, yang diduga suap sebagai pelicin untuk membantu pencairan dana hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) serta Dana Siap Pakai (DSP), di Kabupaten Kolaka Timur.