Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
EMT ke-2 BSMI untuk Gaza Selesaikan Tugas, Koridor Bantuan Kemanusiaan Mendesak Dibuka
Sabtu, 3 Mei 2025 22:32 WIB
Emergency Medical Team (EMT) ke-2 Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) telah menyelesaikan misi kemanusiaan medis di Gaza sejak 17 April hingga 2 Mei 2025. Tim yang terdiri dari empat dokter spesialis dan satu dokter gigi ini bertugas di RS Al Nasser, Khan Younis, Gaza, dalam misi medis global bersama Rahma Worldwide.
Ketua Tim EMT ke-2 BSMI, Prof. Dr. dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS, menjelaskan bahwa BSMI telah dua kali mengirimkan tim medis ke Gaza. Tim pertama yang terdiri dari dua dokter spesialis telah bertugas sejak Ramadhan hingga 17 April 2025.
"Sudah tujuh dokter spesialis dari BSMI yang bertugas di Gaza. InsyaAllah kami akan terus melakukan rotasi tim medis karena kebutuhan tenaga medis di Gaza sangat mendesak," ujar Prof. Basuki dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (3/5/2025).
Selain memberikan layanan medis, tim EMT ke-2 BSMI juga mendampingi pendidikan bagi dokter residen dan koas di RS Al Nasser, yang merupakan rumah sakit pendidikan. Mereka memberikan pelatihan terkait pemanfaatan stem cell untuk perawatan luka, mengingat terbatasnya sumber daya di Gaza.
Ketua Umum DPN BSMI, M. Djazuli Ambari, menegaskan tiga sikap utama BSMI berdasarkan temuan langsung di lapangan: mendesak penghentian serangan di Gaza, membuka koridor bantuan kemanusiaan secepatnya, dan mendorong pengiriman bantuan termasuk tenaga medis.
"Kami menyerukan kepada seluruh pihak, khususnya komunitas internasional, untuk segera menghentikan serangan di Gaza dan menciptakan gencatan senjata jangka panjang. Ini soal kemanusiaan, bukan sekadar geopolitik," tegas Djazuli.
BSMI juga menyampaikan bahwa dua tim EMT yang telah dikirim, EMT 1 dan EMT 2 telah membantu pasien di RS Europa Gaza dan RS Al Nasser Gaza. Namun, dengan akses bantuan yang sangat terbatas, layanan medis diperkirakan hanya mampu bertahan 40 hari ke depan.
"Kondisi di lapangan sangat kritis. Tanpa pembukaan koridor kemanusiaan, rakyat Gaza menghadapi ancaman kelaparan dan kolapsnya sistem kesehatan," ujarnya.
BSMI mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk mengintensifkan diplomasi dengan Mesir dan PBB guna membuka jalur bantuan. Selain itu, BSMI mengajak tenaga medis Indonesia untuk bergabung dalam misi kemanusiaan ke Gaza.
"Kami mengajak sejawat tenaga medis dari seluruh Indonesia untuk mengabdikan ilmu dan tenaganya di Gaza. Ini adalah misi kemanusiaan yang tidak bisa ditunda," kata Djazuli.
BSMI juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan melalui doa, donasi, dan penyebaran informasi yang valid demi membantu rakyat Gaza.
Tim EMT ke-2 BSMI terdiri dari: Prof. Dr. dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS (Spesialis Ortopedi), dr. Prita Kusumaningsih, Sp.OG (Spesialis Kandungan), dr. Nurcholis Hendry Nugraha, Sp.An (Spesialis Anestesi), drg. Harfindo Nismal, Sp.BM (Spesialis Bedah Mulut), dan drg. Muchamad Sarbini Wahid (Dokter Gigi Umum).
Videografer & Editor:
Hendrawan K Wijaya
Tags :
Video Lainnya