Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pemerintah telah menerima sejumlah 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech. Vaksin Corona yang dinanti-nanti akhirnya tiba di Indonesia pada 6 Desember 2020 malam.
Vaksin Corona dari China ini telah diuji klinis fase tiga di sejumlah negara seperti Brazil, Chile, Turki, serta Indonesia di Bandung, Jawa Barat.
Yang jelas, meski vaksin Corona sudah ada, protokol kesehatan tidak boleh longgar. Tetap lakukan 3M. Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer serta Menjaga jarak dan hindari kerumunan.
"Kita amat bersyukur Alhamdulillah vaksin sudah tersedia. Artinya, kita bisa mencegah meluasnya wabah Covid-19. Tapi, untuk memulai vaksinasi masih memerlukan tahapan-tahapan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," kata Presiden.
Pemerintah juga tengah mengupayakan agar pada awal Januari 2021 mendatang, sebanyak 1,8 juta dosis vaksin lainnya bisa didatangkan. Hal tersebut tentunya menjadi sebuah kabar gembira bagi masyarakat.
Selain vaksin dalam bentuk jadi, pemerintah juga akan mendatangkan 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku pada bulan ini. Sementara Januari mendatang, sebanyak 30 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku yang nantinya akan diproses lebih lanjut oleh Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin. [MEL]
Tags :
Video Lainnya