BREAKING NEWS
 

Dari 52 Juta DPS Janggal, KPU Cuma Coret Satu Juta Pemilih

Dendi Susianto : Kami Akan Cek DPT Setelah Dapat Salinan

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Rabu, 5 Juli 2023 07:10 WIB
Dendi Susianto, Jubir Perkumpulan Warga Negara Untuk Pemilu Jurdil. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
DPT sangat penting untuk diawasi ya?

Adsense

Iya, karena kualitas Pemilu, antara lain bisa dilihat dari DPT-nya. Kalau DPT-nya masih banyak yang salah, berarti kualitas Pemilu patut diper­tanyakan.

Bagaimana penilaian Anda mengenai DPT yang sudah disahkan KPU itu?

Berdasarkan analisis kami tentang DPS, kemudian DPT disahkan KPU, kan selisihnya masih jauh. Analisis kami, ada 52 juta data yang invalid. Tapi, yang dicoret KPU cuma satu juta.

Baca juga : Dendi Susianto: Gampang Ngecek Kejanggalan Data

Dugaan Anda, masih berapa lagi data yang tidak valid?

Masih ada 51 juta data yang kami duga invalid. Tapi, kami belum tahu, data mana yang dihapus. Kami masih menunggu salinan DPT itu diterima parpol.

Anda segera menganalisis DPT itu setelah mendapatkan salinan­nya dari parpol ya...

Iya, nanti kami akan berikan anali­sis berikutnya setelah dapat DPT itu dari partai politik.

Baca juga : Demi Penuhi Kebutuhan Pangan, PMN Dukung Ganjar Gelar Pelatihan Budi Daya Ikan Lele Di Kabupaten Bandung

Jika DPT-nya masih invalid, apa yang akan Anda lakukan?

Jika memang masih banyak yang invalid, kami akan memberikan masukan lagi ke KPU. Sehingga, KPU merevisi kembali. Dalam aturan perundang-undangan, DPT bisa diperbaiki.

Apakah Anda juga akan menyampaikan hal ini ke partai?

Iya, kalau nanti masih ada data invalid, kami akan lapor ke partai-partai yang memang punya legal standing untuk melakukan protes ke KPU, agar DPT diperbaiki.

Baca juga : Kader PMI Silakan Nyaleg Di Parsindo

Apakah Anda akan melaporkan­nya ke Bawaslu juga?

Iya, kami juga akan melapor ke Bawaslu, kalau di dalam DPT itu masih ada yang invalid. [REN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense