BREAKING NEWS
 

Pelaku Judi Online Akan Dapat Bantuan Sosial

TB Hasanuddin: Tak Masuk Akal Pemain Judi Kok Dapat Bansos

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DAUD FADILLAH
Minggu, 16 Juni 2024 07:50 WIB
TB Hasanuddin, Anggota Fraksi PDIP DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelaku, yang kemudian disebut-sebut sebagai korban judi online (judol) akan dapat bantuan sosial, jadi kontroversi.

Nah, Pemerintah membuka peluang memasukkan nama korban judi online ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga, mereka akan terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari negara.

"Kita masukkan ke dalam DTKS sebagai penerima Bansos. Banyak yang menjadi miskin baru, itu menjadi tanggung jawab kita. Tanggung jawab Kemenko PMK,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/6/2024).

Baca juga : Syaifullah Tamliha: Sebaiknya Bansos Ini Jangka Pendek Saja

Selain itu, Muhadjir menjelaskan, Pemerintah telah banyak memberikan advokasi kepada para korban judi online di Indonesia. Dia menambahkan, korban yang mengalami gangguan psikososial akan dibina dengan bantuan serta koordinasi Kementerian Sosial.

“Tidak hanya segmen masyarakat tertentu, misalnya masyarakat bawah saja. Masyarakat atas juga mulai banyak yang kena, termasuk kalangan intelektual, kalangan perguruan tinggi,” ujarnya.

Presiden Jokowi pun telah memberikan atensi khusus atas kasus judi online yang berujung pembunuhan. Jokowi resmi menunjuk Menteri Koordinator bidang Politik Hukum Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto sebagai pucuk pimpinan Satgas Pemberantasan Judi Online.

Baca juga : BKS Minta Pemiliknya Ditindak

Anggota DPR pun angkat bicara mengenai usulan pemberian Bansos ini. Anggota Fraksi PDIP DPR Mayjen (Purn) TB Hasanuddin menilai, tidak masuk akal jika Pemerintah memberikan Bansos kepada pelaku judi online.

Sedangkan Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR, Syaifullah Tamliha menilai, rencana Pemerintah itu baik. Namun, kata dia, rencana itu sebaiknya bersifat jangka pendek saja.

Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara dengan TB Hasanuddin.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense