BREAKING NEWS
 

Ide Amandemen UUD 45 Terpecah Ke Lima Kelompok

Herzaky Mahendra Putra: Jangan Sampai Dibikin Mundur

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 6 Juli 2024 07:40 WIB
Herzaky Mahendra Putra, Juru Bicara DPP Partai Demokrat. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Demokrat mengenai amandemen UUD?

Soal amandemen UUD, di Demokrat tidak ada pembicaraan apa pun. Kami kan masih ingat dasarnya, bahwa amandemen dilakukan sebagai upaya koreksi dari berbagai penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di era sebelumnya.

Adsense

Tidak perlu ada amandemen?

Kita sudah bergerak maju, sudah melakukan konsolidasi dan memantapkan demokrasi. Ini tidak mudah. Jangan sampai kemajuan kita ini menjadi sia-sia. Makanya, jangan kita coba-coba lagi.

Baca juga : Paslon Independen Pantang Menyerah

Kita harus ingat betul, jangan sampai yang sudah berjalan puluhan tahun ini, kita bikin mundur.

Mengenai perlu atau tidak GBHN/Pokok-Pokok Haluan Negara, bagaimana pendapat Anda?

Kita sudah ada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). Ada yang 5 tahun, 10 tahun dan 20 tahun.

Apakah ada jaminan itu dilaksanakan?

Baca juga : Sukses Operasi Prabowo Buktikan RS RI Berkualitas

Yang penting, keikhlasan kita saja untuk menjalankan apa yang sudah diprogramkan Pemerintah sebelumnya.

RPJMN ini disusun bersama.

Kesimpulannya, dasarnya cukup baik, kita lanjutkan saja. Kalau ada kekurangan, kita perbaiki dan koreksi bersama.

Apakah sistem Pemilihan Presiden perlu diubah?

Baca juga : Kader Kabah Masih Terus Gigih Berjuang

Bagi kami, tidak ada perbincangan seperti itu. Partai Demokrat sudah jelas sikapnya, bahwa pemilihan langsung merupakan cara terbaik. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 06 Juli 2024 dengan judul "Ide Amandemen UUD 45 Terpecah Ke Lima Kelompok, Herzaky Mahendra Putra: Jangan Sampai Dibikin Mundur"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense