BREAKING NEWS
 

Buntut Masuknya Alat Peraga Kampanye Ke Ruang Debat, KPUD Jakarta Diminta Tegas

Ida Mahmudah: KPU Dan Bawaslu Seharusnya Tegas

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DAUD FADILLAH
Rabu, 30 Oktober 2024 07:40 WIB
Ida Mahmudah, Tim Pemenangan Pramono-Rano Karno. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam debat kedua Pilkada Jakarta 2024, sempat terjadi kericuhan antara pendukung Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur, Ridwan Kamil-Suswono dengan pendukung Pramono Anung-Rano Karno, Minggu (27/10/2024).

Kericuhan terjadi tepat pada segmen keenam yang merupakan sesi pernyataan penutup dari masing-masing pasangan Cagub-Cawagub. Baru saja sesi tersebut akan dimulai, pendukung RK-Suswono dengan pendukung Pramono-Rano terlibat aksi adu mulut.

Massa pendukung Pramono- Rano memprotes pendukung RK-Suswono yang membawa alat peraga kampanye (APK) ke dalam ruang debat. Padahal, aturan soal APK hanya diperbolehkan untuk yang melekat pada tubuh, salah satunya kaus.

Baca juga : Menhan Dorong Reformasi Birokrasi Pertahanan

Setelah pihak keamanan dari KPUD Jakarta menelusuri, pendukung 01 banyak membawa APK ke dalam ruangan debat. Antara lain, sejumlah poster yang telah disita pihak keamanan.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani menyayangkan kericuhan tersebut. Menurut dia, insiden tersebut semestinya tak terjadi jika semuanya taat pada aturan yang telah ditetapkan.

"Jika penyelenggara dan petugasnya disiplin dalam menyaring, mestinya peristiwa ini tidak terjadi," ujar Kamhar, Selasa (29/10/2024).

Baca juga : Mega-Prabowo Bakal Bertemu

Dia menilai, pembatasan APK selain yang menempel di badan ini, tentunya untuk menjaga suasana yang kondusif. "Ini bisa dipahami," tambahnya.

Sementara itu, Anggota Bidang Kampanye dan Sosialisasi Paslon Nomor Urut 3, Ida Mahmudah meminta KPUD Jakarta dan Bawaslu Jakarta bertindak tegas. Menurut dia, insiden ini tidak akan terjadi, jika KPUD Jakarta dan Bawaslu Jakarta bisa mengawasi.

Anggota Bawaslu Jakarta Benny Sabdo menjelaskan, Bawaslu Jakarta sedang melakukan penelusuran. Dia mengimbau agar tim kampanye santun dan tidak provokatif dalam arena debat.

Baca juga : Ingat, Bawa Air Jika Keluar Rumah Agar Tak Dehidrasi

"Debat sejatinya adalah adu gagasan dan program kerja bagi paslon. Hal ini merupakan pendidikan politik kepada masyarakat," ujarnya.

Adsense

Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara selengkapnya dengan Ida Mahmudah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense