Sebelumnya
Bagaimana tanggapan Anda tentang klaim Kaesang, bahwa Jateng itu PSI?
Semua orang juga tahu bagaimana bonding (ikatan yang kuat) PDI Perjuangan dengan Jawa Tengah itu, tidak dibangun melalui cara-cara yang instan.
Ikatan PDIP dengan Jateng, dibangunmelalui sejarah panjang, kedekatan kultural maupun kedekatan berbagai pemimpin yang menyatu dengan kehidupan rakyat selama bertahun-tahun. Sehingga, bagi PDI Perjuangan, tidak ada yang instan.
Baca juga : Ariyo Bimmo: Jawa Tengah Bisa Jadi Basis Kita Kok
Mengenai klaim Kaesang itu bagaimana?
Sampai hari ini, mayoritas masyarakat di Indonesia mengetahui persis bahwa di Jawa Tengah, muncul sebutan kandang banteng. Menjadi basis yang sangat penting secara sejarah maupun elektoral bagi PDI Perjuangan dari tahun ke tahun.
Karena itu, sekali lagi, tidak ada yang sifatnya instan. Tidak ada yang sifatnya membangun dalam satu malam, tidak bisa. Dalam konteks mengerti persoalan rakyat, ada proses panjang. PDI Perjuangan diajarkan untuk tidak berkhianat terhadap sumber, tidak berkhianat terhadap proses.
Baca juga : Tradisi Bawa Rombongan Sudah Nggak Zaman Lagi
Bagaimana dengan pernyataan Kaesang, Jateng is red buat PSI?
Kalau ada yang mengatakan bahwa dengan pernyataan semacam itu, saya rasa tidak perlu ditanggapi.
Kenapa?
Baca juga : Golkar Mau Cetak Rekor MURI
Karena, masyarakat hari ini sangat paham dan data pun sudah menunjukkan bahwa PDI Perjuangan masih dipercaya rakyat untuk memenangi Pileg 2024 di Jawa Tengah. Bahkan, saat Pemilu kemarin yang itu membuka berbagai potensi pelanggaran, cawe-cawe dan intervensi kekuasaan.
Tapi, bagi kami, kepercayaan rakyat bukan suatu hal yang instan, bukan sesaat. Kalau ada yang mengatakan bahwa PDI Perjuangan punya kandang banteng di Jawa Tengah, itu karena alasan yang mendasar dan faktual, bukan karena klaim. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 16 November 2024 dengan judul "Masuk Kandang Banteng, PSI Coba Kuasai Jawa Tengah, Aryo Seno Bagaskoro: Ikatan Kuat Dibangun Lewat Sejarah Panjang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.