BREAKING NEWS
 

Pemerintah Hemat Anggaran Perjalanan Dinas, Pengusaha Hotel Menjerit

Sutrisno Iwantono: Akan Berpengaruh Terhadap Hotel

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 8 Februari 2025 07:40 WIB
Sutrisno Iwantono, Ketua PHRI Jakarta. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda tentang rencana penghematan perjalanan dinas ini?

Tentu ini akan berpengaruh ke sektor pariwisata, hotel dan restoran. Karena, hotel dan restoran itu tergantung dari trafik. Kalau trafik ASN (Aparatur Sipil Negara) berkurang, maka yang menginap di hotel pun akan berkurang.

Berapa persen jumlah ASN yang menginap dan mengadakan acara di hotel dibandingkan masyarakat umum?

Berbeda-beda satu hotel dengan yang lainnya. Ada yang sekitar 20 persen, namun tidak semua hotel.

Baca juga : Legislator Khawatir Tak Bisa Penuhi Janji Politik

Ketua Umum PHRI Haryadi Sukamdani berharap, kebijakan penghematan dinas perlu dikaji. Anda sependapat ya...

Iya, dari kepentingan pariwisata, hotel dan restoran tentu berpendapat seperti itu. Perlu dikaji. Namun, kami juga masih melihat, penghematannya seperti apa. Karena, penghematan itu tidak mungkin disimpan, pasti dibelanjakan, dialihkan. Jadi, kami akan melihat penghematan itu digunakan untuk sektor apa.

Artinya, Anda yakin masih ada anggaran yang akan dibelanjakan pada sektor pariwisata, hotel dan restoran?

Kegiatan ekonomi itu pasti ada. Tapi memang, tidak sebesar jika itu dipakai untuk perjalanan dinas. Uang yang dihemat, mungkin dibelanjakan juga. Dipindah saja dari satu sektor ke sektor yang lain.

Baca juga : PKB Bidik 100 Kursi Senayan

Anggota Komisi VII DPR Muhammad Zulfikasi Suhardi menilai, kebijakan ini bagian penghematan APBN dan alokasi anggaran ke program prioritas, bagaimana itu?

Hotel posisinya menerima saja. Namun, kami berharap agar pendapatan jangan dikurangi. Tentu sektor lain juga punya pendapat lain. Pasti ada sektor lain yang menerima penghematan itu. Kalau kami dari PHRI berharap, jangan dihemat. Paling tidak, yang biasa dibelanjakan di hotel itu jangan dikurangi.

Bagaimana saran Anda kepada Pemerintah agar kebijakan ini tidak berdampak signifikan kepada sektor pariwisata, hotel dan restoran?

Kami mohon agar kebijakan itu dikompensasi dengan mendorong arus pariwisata domestik maupun internasional.

Baca juga : 505 Kepala Daerah Bakal Dilantik Serentak

Langkah konkret yang bisa dilakukan seperti apa?

Misalnya, bagaimana saat liburan, orang didorong untuk berwisata, orang asing yang mau datang ke sini dipermudah supaya ada arus wisata yang masuk. Perlu juga ada promosi-promosi. Misalnya Jakarta, kalau lagi liburan tolong dong promosikan untuk pergi ke Jakarta. Karena, selama ini liburan orang ke luar Jakarta. kalau bisa, orang yang dari daerah lain ke Jakarta. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 8 Februari 2025 dengan judul "Pemerintah Hemat Anggaran Perjalanan Dinas, Pengusaha Hotel Menjerit, Sutrisno Iwantono: Akan Berpengaruh Terhadap Hotel"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense