Sebelumnya
Apa tanggapan Anda dengan pernyataan Menteri ATR/BPN yang mengatakan saat ini ada 48 persen dari 55,9 juta lahan di Indonesia hanya dikuasai 60 keluarga saja?
Terkait hal tersebut, ini adalah tugas Pemerintahan sekarang. Termasuk tugas Menteri ATR/BPN Pak Nusron Wahid untuk mengatasi segala kasus terkait pertanahan yang ada.
Anda mendukung segala upaya yang dilakukan Pemerintah dalam mengembalikan lahan yang tidak produksi?
Tentunya, ya kita dukung upaya penguasaan lahan atau tanah. Selain itu pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan lahan/tanah semakin berkeadilan untuk masyarakat.
Baca juga : Dede Yusuf: HGU Tak Produktif Harus Dievaluasi
Lantas, apa kebijakan yang menurut Anda perlu diadakan maupun diperkuat dalam menindaklanjutinya?
Saat ini sudah banyak aturan dan kebijakan yang dihadirkan untuk itu.
Terus menurut Anda sudah efektif?
Ya tinggal komitmen dan konsistennya Pemerintah dalam menegakkanya di lapangan.
Baca juga : Yuk, Kawal Agar Tepat Sasaran
Perlukah ada evaluasi HGU yang tidak produktif sehingga dapat diberikan ke pihak lain agar memberikan keuntungan bagi negara?
Evaluasi HGU dari Pemerintah sudah ada dan sedang dilakukan oleh Pemerintah ya.
Namun bagaimana agar langkah-langkah tersebut efektif sehingga negara pun lebih cepat mendapatkan anggaran dari pajak pertanahan khususnya HGU ini?
Kalau soal itu, ada di tangan Satgas yang telah dibentuk dan sedang bekerja saat ini. Kita tunggu saja. NNM
Baca juga : Wacana Haji Jalur Laut Disorot PKB Dan Gerindra
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 15 Juli 2025 dengan judul "48 Persen Dari 55,9 Juta Lahan, Hanya Dikuasai Oleh 60 Keluarga, Zulfikar Arse Sadikin: Ditunggu, Komitmen Dan Konsistensi Pemerintah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.