BREAKING NEWS
 

Ada Yang Ingin Jauhkan Prabowo Dan Jokowi, Benarkah?

Yanuar Arif Wibowo: Tudingan Seperti Itu Sudah Tidak Dewasa

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Senin, 13 Oktober 2025 07:15 WIB
Yanuar Arif Wibowo, Politisi PKS. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemilu 2029 masih jauh, tetapi aroma politiknya sudah mulai terasa. Masing-masing pihak mulai bergesekan, saling kritik, sindir untuk mencari dominasi terhadap kekuasaan.

Aroma itu sudah dirasakan oleh kelompoknya Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Wakil Ketua Umum (Waketum) Projo, Freddy Damanik menyebut ada pihak ingin menjauhkan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Jokowi. Kelompok tersebut adalah pihak yang kalah Pilpres 2024.

“Kami Projo melihat ada pihak-pihak yang berfantasi hubungan Presiden Prabowo dengan Presiden Jokowi menjadi jauh dan terpisahkan,” kata Freddy kepada wartawan, Selasa (7/10/2025).

Mereka bahkan berusaha mengadu domba dan memecah belah kedua pemimpin ini dan para pendukungnya tentunya dengan narasi-narasi yang terus menerus mereka mainkan. Misalnya dengan narasi ‘matahari kembar’, ‘cawe-cawe’, ‘pemakzulan Gibran’.

Baca juga : Norman Hadinegoro: Yang Ingin Menjauhkan Yang Kalah Di Pilpres

Kelompok ini, sebut dia, berharap Presiden Prabowo akan menjauhi Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming lantaran dianggap sebagai beban. Dengan begitu, keharmonisan kedua tokoh akan pecah.

Jika pecah, pemerintahan Prabowo-Gibran akan menjadi lemah dan tidak akan dipercaya rakyat lagi, sehingga pada kontestasi Pemilu 2029 mereka berharap calon yang mereka usung akan memenangkan kontestasi.

Freddy mengatakan pihak yang berharap Prabowo dan Jokowi pisah karena ingin merebut kekuasaan pada Pemilu 2029. Ia menilai hal itu sudah mulai dilakukan dari sekarang.

“Dan tentunya kelompok yang ingin merebut kekuasaan pada Pemilu 2029, dan tentunya atas kesamaan kepentingan di 2029 bisa saja semua kelompok tersebut bersatu untuk terus menerus merusak hubungan Presiden Prabowo dan Pak Jokowi,” kata dia.

Baca juga : Kalangan Dewan Usul Hapus Penagihan Oleh Pihak Ketiga

Meski berbagai upaya dilakukan, Freddy berkeyakinan jika upaya memecah belah tidak akan terjadi. Sebab, Jokowi dan Presiden Prabowo merupakan seorang negarawan yang lebih mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.

“Kedua pemimpin tersebut juga sudah matang secara politik sehingga upaya adu domba dan pecah belah pihak-pihak tersebut tidak akan berhasil memisahkan Presiden Prabowo dan Pak Jokowi,” ucap dia.

Pandangan yang sama diungkapkan Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), Norman Hadinegoro. Menurut dia, salah satu kelompok yang ingin memisahkan adalah pihak yang kalah di 2024. Loyalis sejati Jokowi ini meyakini upaya memecah belah tidak akan berhasil.

Adsense

Sementara, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yanuar Arif Wibowo mengatakan tudingan dari relawan Jokowi kekanak-kanakan. “Janganlah memframing seperti itu. Tidak ada yang ingin memecah belah,” tegasnya.

Baca juga : Mensos Disambut Puisi Dan Pidato Bahasa Inggris

Untuk melihat lebih jauh bagaimana pandangan Yanuar Arif Wibowo terkait tudingan Projo ada kelompok yang ingin memecah belah Jokowi dan Prabowo, berikut wawancaranya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense