BREAKING NEWS
 

PPATK Endus 51 Ribu ASN Main Judi Online

Pratama Persadha: Sebagai ASN Main Judol Karena Stres

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Sabtu, 1 November 2025 07:15 WIB
Pratama Persadha, Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat keterlibatan ASN dalam praktik judi online?

Ini bukan hanya mencoreng etika pelayanan publik, tetapi juga menandai adanya krisis digital dan sosial yang lebih dalam. Judi online di Indonesia telah berkembang menjadi salah satu bentuk kejahatan siber yang paling sulit diberantas karena bersinggungan dengan berbagai aspek. Mulai dari teknologi finansial, rekayasa sosial, lemahnya literasi digital, hingga celah pengawasan dan penegakan hukum. Untuk memahami akar persoalannya, perlu dilihat dari dua sisi.

Adsense

Apa saja itu?

Upaya negara dalam menghapuskan praktik ini, dan mengapa ASN justru menjadi bagian dari masalah yang seharusnya mereka bantu tangani. Negara sebenarnya memiliki berbagai instrumen untuk mengurangi bahkan menghilangkan praktik judi online, namun efektivitasnya sangat tergantung pada konsistensi dan koordinasi antar lembaga.

Baca juga : Mardani Ali Sera: Literasi Keuangan ASN Masih Rendah

Langkah konkretnya seperti apa?

Pendekatan teknis seperti pemblokiran situs dan aplikasi judi online oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) adalah langkah pertama yang bersifat preventif. Namun tidak pernah cukup, karena yang selama ini dilakukan adalah pemblokiran dari landing page situs judi online, yang hanya menampilkan informasi tentang nomor rekening untuk melakukan deposit atau withdrawal. Serta nomor kontak customer service, bukan server permainan judi online tersebut, padahal seharusnya server yang dipergunakan untuk permainan judi online yang seharusnya diblokir oleh Komdigi.

Langkah lainnya seperti apa?

Selama sistem keuangan digital masih memungkinkan transaksi anonim atau lintas batas tanpa mekanisme verifikasi yang kuat, praktik judi online akan terus menemukan celah untuk hidup kembali. Negara perlu membangun ekosistem digital yang lebih resilien.

Baca juga : Senayan Puji BUMN Makin Kompetitif Dan Profesional

Maksudnya bagaimana?

Ya misalnya dengan memperkuat integrasi antara Kementerian Komdigi, PPATK, Otoritas Jasa Keuangan, dan Kepolisian, sehingga deteksi aktivitas keuangan mencurigakan dapat dilakukan secara real time. Penguatan kerja sama internasional juga penting karena sebagian besar server judi online berada di luar negeri, terutama di kawasan yang sulit dijangkau oleh hukum nasional seperti Kamboja, Filipina, dan beberapa yurisdiksi bebas pajak di Eropa Timur. Namun, di luar pendekatan teknis, negara juga harus memperlakukan masalah judi online sebagai krisis sosial.

Kenapa ini disebut krisis sosial?

ASN yang terlibat tidak semata karena dorongan ekonomi, tetapi karena kekosongan nilai dan tekanan psikologis dalam sistem birokrasi yang kerap menumpulkan rasa puas dan makna kerja. Bagi sebagian ASN, judi online menjadi bentuk pelarian dari rutinitas, stres, dan kurangnya penghargaan atas kinerja. Aspek ini menunjukkan, bahwa kebijakan pencegahan tidak cukup hanya melalui sanksi administratif, melainkan juga melalui pembinaan mental, literasi digital, dan penguatan etika profesi berbasis integritas digital. Negara perlu menanamkan kesadaran bahwa setiap jejak digital ASN adalah representasi kepercayaan publik terhadap aparatur negara.

Baca juga : Kapolri Dan Ojol Siap Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Namun kenapa judol ini masih menjadi daya tarik masyarakat?

Daya tarik judi online bagi masyarakat, termasuk ASN, terletak pada sifatnya yang instan, gamified, dan mengandung ilusi kontrol. Platform judi online dirancang menggunakan prinsip desain adiktif yang sama dengan media sosial, yakni menciptakan siklus dopamin cepat melalui kemenangan kecil yang diatur secara algoritmik. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 1 November 2025 dengan judul "PPATK Endus 51 Ribu ASN Main Judi Online, Pratama Persadha: Sebagai ASN Main Judol Karena Stres"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense