Sebelumnya
Sebagai pimpinan Komisi X DPR, bagaimana pandangan Anda terkait data PISA yang menyebutkan angka 24 persen tingkat bullying?
Menurut saya, angka 24 persen murid Indonesia yang mengalami perundungan beberapa kali dalam sebulan perlu menjadi perhatian serius. Terlebih, angka tersebut berada di atas rata-rata negara-negara OECD yang mencapai 20 persen.
Dari data tersebut, apa yang menjadi permasalahannya?
Data ini menunjukkan bahwa bullying bukan sekadar persoalan perilaku individual antarmurid. Ini sudah menjadi persoalan lingkungan belajar dan perlindungan anak yang harus ditangani secara sistematis.
Baca juga : August Hamonangan: Jangan Sampai Bebani Warganya Di Masa Depan
Karena itu, pendekatannya tidak boleh hanya berfokus pada penindakan ketika kasus terjadi. Pencegahan, deteksi dini, perlindungan korban, hingga pemulihan juga harus menjadi bagian dari sistem penanganan di sekolah.
Apakah Pemerintah perlu membuat kebijakan yang konkret atas permasalahan ini?
Pemerintah perlu memperkuat kebijakan pencegahan dan penanganan perundungan, termasuk memastikan adanya mekanisme pelaporan yang aman, perlindungan bagi korban, pendampingan psikologis, serta pembinaan terhadap pelaku.
Namun, kebijakan saja tidak cukup. Sekolah harus membangun budaya yang membuat murid merasa aman untuk belajar, bertanya, berbeda pendapat, dan melapor tanpa takut mendapat stigma maupun pembalasan.
Baca juga : Nailul Huda: Kalau PAD Kuat, Bisa Saja Terbitkan Obligasi
Apakah perlu ada satgas di setiap sekolah?
Menurut saya, perlu ada mekanisme atau tim penanganan yang jelas di setiap sekolah. Namun, jangan sampai pembentukan satgas hanya menjadi formalitas administratif.
Yang lebih penting adalah memastikan adanya personel yang kompeten dan memiliki kewenangan, prosedur kerja yang jelas, kanal pengaduan yang mudah diakses dan terjaga kerahasiaannya, serta keterhubungan dengan orang tua, psikolog, dinas pendidikan, dan layanan perlindungan anak apabila kasusnya serius.
Selain itu, pencegahan bullying harus menjadi tanggung jawab seluruh warga sekolah, bukan hanya satgas. REN
Baca juga : Komisi VII Minta Kemenperin Bantu IKM Atasi Kendala SNI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 14 September 2026 dengan judul "Skor Literasi & Sains Siswa Indonesia Alami Kenaikan, Alarm Serius, 24 Persen Murid Alami Perundungan Lalu Hadrian Irfani: Pencegahan Bullying Jadi Tanggung Jawab Semua"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.