Dark/Light Mode

Bantah Kabar Hubungannya Retak, Farhan Masih Kasih Tugas Ke Wakilnya

Minggu, 13 September 2026 06:45 WIB
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Humas Pemkot Bandung)
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan membantah kabar soal keretakan hubungannya dengan Wakil Wali Kota Bandung. Dia menegaskan, komunikasinya dengan Erwin masih terjalin baik, dan seluruh agenda pemerintahan tetap berjalan.

Farhan memastikan, Erwin masih menjalankan tugas pemerintahan, seperti bertemu dengan dinas terkait untuk menyelesaikan berbagai persoalan, serta menghadiri sejumlah agenda resmi. Menurut dia, mayoritas kegiatan yang dihadiri Erwin, seperti undangan kegiatan keagamaan dan sosial.

“Beliau juga masih diundang ke acara-acara, acara keagamaan, acara sosial, masih ada. Kan saya tiap hari dapat laporan. Tidak ada larangan itu. Boleh-boleh saja,” ujarnya di Bandung, Jawa Barat (Jabar), dikutip Sabtu (12/9/2026).

Sebelumnya, Erwin mengaku tidak banyak dilibatkan dalam pembahasan program pemerintahan. Hal ini disampaikannya setelah Kejari Kota Bandung menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan penyalahgunaan wewenang pada 3 Juni 2026.

Baca juga : UMKM Binaan BSI Bersiap Ekspor Sambal Ke Jepang

Menurut Erwin, kondisi tersebut merupakan bagian dari proses yang harus dijalani. Dia memilih tetap fokus menjalankan tugas sebagai wakil kepala daerah dan berharap hubungan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dapat kembali harmonis.

“Tidak. Saya tidak boleh sedih dan tidak boleh menyesal. Saya tetap memiliki tugas dan harus tetap berada di jalur yang benar,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Melanjutkan keterangannya, Farhan menjelaskan tentang berbagai kegiatan yang dia delegasikan kepada Erwin. Hal itu, kata dia, terbukti dalam beberapa kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung.

“Ada lah. Pendelegasian tugasnya. Bahkan, yang terakhir sangat serius. Beliau mewakili wali kota beraudiensi dan rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR. Itu mah serius pisan. Di Bandung,” jelas politisi Partai NasDem itu.

Baca juga : Petugas DKI Cek Langsung Ekonomi Penerima Bansos

Soal komunikasi personal dengan Erwin, Farhan memastikan, hubungannya tidak ada masalah dan dalam kondisi baik. “Aman. Insya Allah,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Asep Mulyadi menyatakan, pihaknya tidak ikut masuk ke dalam dinamika internal kedua pimpinan daerah tersebut. Terpenting, kata dia, bagaimana Pemkot Bandung mampu mewujudkan visi misi dan menjawab berbagai persoalan yang menjadi keluhan masyarakat.

Asep menegaskan, DPRD memiliki tugas untuk memastikan visi misi kepala daerah diterjemahkan ke dalam program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebab itu, pihaknya tak ingin mengomentari pernyataan Erwin yang mengaku tidak banyak dilibatkan dalam pembahasan program maupun kebijakan strategis pemerintahan.

Baca juga : Manchester United VS Manchester City, Derby Kurang Ideal

“Kalau DPRD, fokusnya memastikan apa yang menjadi visi misi dan rencana pembangunan. Itu harus betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat. Kami tidak masuk ke ranah personal, atau menanggapi pernyataan pribadi,” tegasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

mpo slot slot gacor harum100 slot gacor slot gacor