Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) R19 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melaksanakan program kerja (proker) yang bertujuan untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kesimantengah, Pacet, Mojokerto. Salah satu program yang dilaksanakan adalah pendampingan pada UMKM Seblak Teh Susan dalam meningkatkan kualitas pembuatan foto dan video produk melalui akun sosial media TikTok.
Program ini bertujuan untuk membantu Seblak Teh Susan dalam meningkatkan kualitas visual produk, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak pelanggan melalui platform sosial media yang semakin populer, yaitu TikTok. Dalam era digital ini, kehadiran online yang kuat menjadi kunci sukses bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan lebih beragam.
Pendampingan yang diberikan Kelompok KKN R19 meliputi berbagai aspek teknis dan kreatif dalam pembuatan konten. Para anggota KKN memberikan pelatihan langsung tentang teknik fotografi produk, mulai dari penataan pencahayaan, pemilihan sudut pengambilan gambar, hingga penggunaan peralatan sederhana yang dapat meningkatkan kualitas foto produk. Selain itu, Kelompok KKN juga memberikan tutorial tentang cara mengedit foto dengan aplikasi yang mudah digunakan namun memiliki hasil yang profesional.
Baca juga : Wishnutama Dampingi Jokowi Ke IKN, Peringatan 17 Agustus Di Istana Baru Bakal Meriah
Untuk pembuatan video, Kelompok KKN R19 memberikan pelatihan mengenai konsep dasar videografi, seperti perencanaan cerita (storyboarding), teknik pengambilan video, serta editing video menggunakan aplikasi Capcut. Melalui pelatihan ini, diharapkan Seblak Teh Susan dapat menghasilkan video yang menarik dan informatif untuk diunggah di akun TikTok.
TikTok, dengan basis pengguna yang terus berkembang pesat, menjadi platform yang ideal untuk promosi produk UMKM. Dengan konten yang kreatif dan menarik, Seblak Teh Susan dapat memanfaatkan fitur-fitur TikTok seperti tantangan (challenges), efek khusus, dan musik untuk membuat video yang viral dan mudah diingat pengguna. Kelompok KKN R19 juga membantu Seblak Teh Susan dalam merancang strategi konten yang konsisten dan relevan dengan tren yang sedang berkembang di TikTok.
Sebagai hasil dari pendampingan ini, Seblak Teh Susan telah berhasil mengunggah beberapa konten video yang menarik dan mendapatkan respons positif dari pengguna TikTok. Konten-konten tersebut tidak hanya menampilkan produk seblak yang menggugah selera, tetapi juga mengangkat kisah di balik pembuatan seblak dan inovasi rasa yang ditawarkan Teh Susan.
Baca juga : Peduli Kemanusiaan, Universitas ‘Aisyiyah Bandung Gelar Aksi Bela Palestina
Melalui pendampingan ini, Kelompok KKN R19 berharap dapat membantu UMKM Seblak Teh Susan untuk semakin dikenal dan meningkatkan penjualan produknya. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menginspirasi UMKM lain di Desa Kesimantengah untuk lebih aktif memanfaatkan teknologi dan media sosial dalam mempromosikan produk mereka.
Yosi, salah satu anggota Kelompok KKN R19, sangat senang bisa membantu Seblak Teh Susan. Dia berharap dengan pendampingan ini, Seblak Teh Susan dapat lebih berkembang dan semakin dikenal oleh masyarakat luas dan bisa menjadi contoh bagi UMKM lainnya untuk berinovasi dalam memasarkan produk mereka.
Teh Susan mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan Kelompok KKN R19, “Saya sangat berterima kasih kepada adik-adik KKN yang telah membantu saya. Dengan ilmu yang mereka berikan, saya jadi lebih percaya diri untuk membuat konten yang menarik di TikTok. Semoga usaha saya bisa semakin maju,” ucapnya.
Powered by Froala Editor
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.